Prabowo Ungkap Kopdes Merah Putih Pangkas Tengkulak hingga Rp 313 T

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Selasa, 21/07/2026 07:55 WIB
Foto: (YouTube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) salah satunya adalah memutus rantai rentenir atau 'lintah darat' hingga tengkulak yang menghisap petani.

Namun, pada perjalanannya, Prabowo mengatakan pemerintah menemukan adanya penghematan ratusan triliun di rantai pasok pertanian dan perkebunan di desa.


"Rantai pasok, kalau kita lihat selama ini petani jual ke pedagang pengumpul ke distributor, ke sub-distributor ke pedagang grosir ke ritel, 1 - 5 pihak, baru ke konsumen. ternyata setelah diriset oleh Mentan, keuntungannya yang diambil pihak penengah (tengkulak) ini adalah 30-40%, jadi diperhitungkan (penghematannya) Rp 313 triliun," ujar Prabowo dalam Rapat Kabinet Paripurna, Senin (20/7/2026).

"Jadi yang dinikmati oleh petani hanya 30% atau 1/3 yang dinikmati konsumen 30%-40% dinikmati middle man," tambahnya.

Nantinya, KDKMP idealnya hanya menerima 5% dari petani dan sisanya bisa dinikmati petani. Dia pun memperkirakan jika uang sebesar Rp 250 triliun beredar di masyarakat, maka ekonomi Indonesia bisa berputar.

"Itu Velocity of Money, kalau 1 rupiah beredar di masyarakat, kegiatan ekonomi ditimbulkan bisa 2-4 kali lipat, kalau minimal 2 kali, ada Rp 600 triliun atau Rp 500 triliun akan beredar di rakyat kita di bawah. Kalau sampai 3-4 kali bisa kita bayangkan," paparnya.

Dia memahami bahwa setiap usaha besar ada kekurangan. Dia pun mencontohkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditemukan penyelewengan dan penyimpangan. Namun, pemerintah segera bertindak dan memperbaiki.

"Kita sedih ada oknum-oknum ada pribadi-pribadi yang ingin cari kekayaan dari sesuatu pekerjaan atau usaha yang begitu besar begitu mulia untuk rakyat tapi apa boleh kalau itu penyakit harus kita hadapi," paparnya.


(emy/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Presiden Jerman Temui Prabowo di Istana Hari Ini