FOTO

Horor! Sungai Cisadane di Bogor Mengering, Batuan Besar Bermunculan

Muhammad Sabki, CNBC Indonesia
Selasa, 21/07/2026 09:15 WIB

Berkurangnya pasokan air dari wilayah hulu membuat aliran sungai surut hingga batuan besar dari dasar sungai bermunculan.

1/7 Musim kemarau mulai berdampak pada menyusutnya debit Sungai Cisadane yang melintasi Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Musim kemarau mulai berdampak pada menyusutnya debit Sungai Cisadane yang melintasi Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

2/7 Musim kemarau mulai berdampak pada menyusutnya debit Sungai Cisadane yang melintasi Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Berkurangnya pasokan air dari wilayah hulu membuat aliran sungai surut hingga batuan dasar yang biasanya terendam kini bermunculan ke permukaan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

3/7 Musim kemarau mulai berdampak pada menyusutnya debit Sungai Cisadane yang melintasi Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Kondisi tersebut dimanfaatkan sebagian warga untuk mencari sumber air bersih yang masih tersisa di sela-sela bebatuan. Selain itu, sejumlah warga juga memanfaatkan dasar sungai yang mengering untuk mengumpulkan batu sebagai sumber penghasilan tambahan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

4/7 Musim kemarau mulai berdampak pada menyusutnya debit Sungai Cisadane yang melintasi Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Di sisi lain, surutnya aliran Sungai Cisadane juga menjadi tempat bermain bagi anak-anak. Mereka memanfaatkan bagian sungai yang dangkal untuk berenang dan menghabiskan waktu di tengah musim kemarau. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

5/7 Musim kemarau mulai berdampak pada menyusutnya debit Sungai Cisadane yang melintasi Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Salah seorang warga Kampung Sawah, Bayu, mengatakan kondisi sungai saat ini berbeda jauh dibandingkan saat debit air normal. Menurutnya, pada kondisi normal permukaan air cukup tinggi hingga menutupi batu-batu karang yang kini terlihat jelas. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

6/7 Musim kemarau mulai berdampak pada menyusutnya debit Sungai Cisadane yang melintasi Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Sementara itu, warga lainnya, Dana, mengaku musim kemarau semakin memperparah persoalan ketersediaan air bersih di wilayahnya. Ia mengatakan, saat kondisi normal pun warga sudah kerap mengalami kesulitan mendapatkan air. Namun, ketika musim kemarau tiba dan debit Sungai Cisadane terus menyusut, kebutuhan air bersih masyarakat menjadi semakin sulit dipenuhi.
 (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

7/7 Musim kemarau mulai berdampak pada menyusutnya debit Sungai Cisadane yang melintasi Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Menyusutnya debit Sungai Cisadane menjadi gambaran dampak musim kemarau yang mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Bogor. Selain mengubah aktivitas warga di sekitar sungai, kondisi ini juga meningkatkan kekhawatiran akan ketersediaan air bersih apabila musim kemarau berlangsung lebih lama. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Add as a preferred
source on Google