9 Photos
Bak Matahari Terbit Tengah Malam, Potret 41 Rudal Rusia Bombardir Kyiv
Rusia melancarkan serangan rudal besar ke Kyiv, menewaskan satu orang dan melukai 16 lainnya. Dilaporkan 41 rudal ditembakkan.
Ledakan besar menerangi langit Kyiv, Ukraina, saat Rusia melancarkan serangan rudal balistik dan pesawat tak berawak (drone) Minggu (19/7/2026) malam setempat. Serangan menurut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, disebut sebagai salah satu yang terbesar dalam perang tersebut menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai 16 lainnya. (REUTERS/Gleb Garanich)
Angkatan Udara Ukraina menyebut Rusia menembakkan 41 rudal berbagai jenis yang menghantam sejumlah wilayah di Kyiv. Ledakan besar mengguncang ibu kota, merusak gedung apartemen, gudang, supermarket, asrama, serta memicu kebakaran di beberapa distrik. Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan tiga korban luka berada dalam kondisi serius. (REUTERS/Stringer)
Selain Kyiv, serangan Rusia juga menghantam depot pos di dekat Kharkiv yang menewaskan empat orang dan melukai 19 lainnya. Di Zaporizhzhia, sedikitnya dua orang tewas dan 14 lainnya terluka setelah sebuah bangunan tempat tinggal terkena serangan bom. (REUTERS/Anatolii Stepanov)
Serangan ini terjadi ketika Ukraina menghadapi kekurangan sistem pertahanan udara, terutama untuk menghadapi rudal balistik. Zelenskiy mengatakan Ukraina telah mencapai kesepakatan politik dengan Amerika Serikat terkait lisensi produksi rudal pencegat Patriot dan berharap produksinya dapat dimulai pada akhir tahun. (REUTERS/Thomas Peter)
"Perlindungan terhadap rudal balistik adalah prioritas utama kami saat ini. Rudal pencegat dibutuhkan setiap hari," tulis Zelenskiy di akun X, seraya mendesak mitra Barat mempercepat pengiriman sistem pertahanan udara. (REUTERS/Anatolii Stepanov)
"Perlindungan terhadap rudal balistik adalah prioritas utama kami saat ini. Rudal pencegat dibutuhkan setiap hari," tulis Zelenskiy di akun X, seraya mendesak mitra Barat mempercepat pengiriman sistem pertahanan udara. Meski serangan kembali menghantam ibu kota, aktivitas warga mulai berangsur normal. (REUTERS/Thomas Peter)
Pekerja membersihkan puing-puing di sekitar stasiun metro yang rusak, sementara warga tetap menunjukkan optimisme. "Kyiv akan berkembang. Mereka menghancurkan segalanya, tetapi kami akan memperbaikinya dan membangun yang baru," kata warga Kyiv, Iryna Lomeyko. (REUTERS/Thomas Peter)
source on Google