Penjualan Avanza-Brio Cs Rawan Kena Efek BI Rate, Begini Penjelasannya

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Senin, 20/07/2026 14:45 WIB
Foto: Kolase mobil Toyota Avanza, Toyota Calya, Daihatsu Sigra, Honda Brio. (Dok. Toyota, Daihatsu, Honda)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) diperkirakan paling berdampak pada segmen mobil dengan harga Rp300 juta ke bawah. Di kelas ini, sejumlah model terlaris seperti Toyota Avanza, Honda Brio, Daihatsu Sigra, hingga Toyota Calya menjadi beberapa mobil yang berada di kisaran harga itu.

Segmen tersebut selama ini menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia karena menawarkan harga yang lebih terjangkau. Mayoritas pembelian juga dilakukan melalui fasilitas kredit sehingga perubahan suku bunga berpotensi memengaruhi keputusan konsumen.

"Secara keseluruhan mobil-mobil yang banyak diminati masyarakat, yang harganya di bawah Rp300 juta itu sangat price sensitive. Demikian juga kendaraan-kendaraan komersial karena kebutuhan usaha kan enggak bisa ditunda," kata Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara kepada CNBC Indonesia, Senin (20/7/2026).


Selain mobil penumpang, kendaraan niaga juga dinilai tetap akan dibutuhkan pelaku usaha meski biaya pembiayaan meningkat. Namun, untuk segmen mobil keluarga dan city car yang banyak dibeli rumah tangga, sensitivitas terhadap cicilan dinilai jauh lebih tinggi.

Kukuh menjelaskan sekitar 70% masyarakat membeli mobil di kisaran harga tersebut. Karena itu, produsen bersama perusahaan pembiayaan diperkirakan akan mengandalkan berbagai program promosi agar minat beli tetap terjaga di tengah kenaikan bunga kredit.

"Betul, kan sekitar 70% juga masyarakat beli kendaraan yang memang harganya seperti itu," ujarnya.

Dukungan lembaga pembiayaan diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat terhadap mobil-mobil terlaris seperti Avanza, Brio, Calya, Sigra, maupun model lain di segmen harga di bawah Rp300 juta.

"70 persen orang beli mobil dengan cara kredit, sepertinya juga dari lembaga-lembaga pembiayaan kendaraan bermotor juga juga berharap mereka kinerjanya juga terukur ya meningkat. Mereka juga akan memunculkan program-program yang menarik dan dalam jangkauan masyarakat kita saat ini," kata Kukuh.


(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Purbaya Ungkap Kondisi APBN & Jamin Mesin Pertumbuhan Bekerja