9 Photos
Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol
Trump disoraki penonton saat menyerahkan trofi Piala Dunia 2026 kepada Spanyol. Cemoohan terdengar saat ia berjalan ke lapangan final di New York, AS.
Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden AS Donald Trump memegang trofi Piala Dunia FIFA secara bersama-sama saat seremoni penyerahan penghargaan usai final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, Amerika Serikat (AS), Minggu (19/7/2026). (REUTERS/Kai Pfaffenbach)
Rodri menerima trofi Piala Dunia FIFA 2026 dari Infantino dan Trump setelah Spanyol memastikan gelar juara Piala Dunia 2026. Spanyol sendiri berhasil mengalahkan Argentina 1-0, lewat babak tambahan. (IMAGN IMAGES via Reuters/Mark J Rebilas)
Mengutip The Guardian, saat Trump muncul di layar stadion dan terutama ketika turun ke lapangan untuk menyerahkan medali serta trofi juara, terdengar sorakan ejekan (boo) dari sebagian besar penonton. Sejumlah laporan media juga menyebut terdengar campuran sorakan dan tepuk tangan, namun ejekan menjadi reaksi yang paling menonjol dan banyak diberitakan. (REUTERS/Dylan Martinez)
Meski demikian, Trump tetap percaya diri memberikan trofi dan medali. Dalam foto, Trump mengalungkan medali ke pemain Spanyol Lamine Yamal. (REUTERS/Hannah Mckay)
Seusai menyerahkan trofi kepada Spanyol, Trump sempat tetap berada di podium ketika para pemain merayakan gelar. Ia pun maju ke mendekati para pemain Spanyol saat selebrasi hendak dilakukan.(REUTERS/Hannah Mckay)
Momen tersebut menjadi sorotan karena Presiden FIFA Infantino kemudian mengarahkannya untuk meninggalkan panggung agar perayaan menjadi milik tim juara. (IMAGN IMAGES via Reuters/Mark J Rebilas)
Sebelumnya, Trump pernah mendapat sambutan positif saat menjadi presiden petahana pertama yang menghadiri Super Bowl pada 2025. Namun, ia juga beberapa kali mendapat sorakan cemoohan, termasuk saat menghadiri final NBA dan turnamen tenis US Open. Menurut laporan The Atlantic, penyelenggara US Open sempat meminta agar reaksi penonton disensor, tetapi ESPN dan ABC memilih tetap menayangkannya dalam siaran langsung. (IMAGN IMAGES via Reuters/Mark J Rebilas)
source on Google