Foto Internasional

Potret Langit "Petaka" Selimuti New York Jelang Final Piala Dunia 2026

Reuters, CNBC Indonesia
Sabtu, 18/07/2026 06:00 WIB

Kabut asap yang menyelimiuti New York membuat pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.

1/7 Pemandangan cakrawala Kota New York terlihat melalui lapisan asap kebakaran hutan di New York City, Amerika Serikat (AS), Kamis (16/72026). (REUTERS/Eduardo Munoz)

Pengunjung yang mengenakan jersey timnas Argentina melihat pemandangan cakrawala Kota New York dan Gedung Empire State dari dek observasi Edge yang diselimuti asap kebakaran hutan di Kota New York, AS, Kamis (16/7/2026). (REUTERS/Eduardo Munoz)

2/7 Pemandangan cakrawala Kota New York terlihat melalui lapisan asap kebakaran hutan di New York City, Amerika Serikat (AS), Kamis (16/72026). (REUTERS/Eduardo Munoz)

Beberapa hari menjelang partai final Piala Dunia 2026, otoritas New York dan New Jersey mengelurkan peringatan kesehatan terkait kuliatas udara akibat kabut as dari kebakaran hutan di Kanada. (REUTERS/Eduardo Munoz)

3/7 Pemandangan cakrawala Kota New York terlihat melalui lapisan asap kebakaran hutan di New York City, Amerika Serikat (AS), Kamis (16/72026). (REUTERS/Eduardo Munoz)

Kabut asap yang menyelimiuti wlayah New York membuat pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan tetap berada  di dalam ruangan apabila memungkinkan. (REUTERS/Mike Segar)

4/7 Pemandangan cakrawala Kota New York terlihat melalui lapisan asap kebakaran hutan di New York City, Amerika Serikat (AS), Kamis (16/72026). (REUTERS/Eduardo Munoz)

DIketahui, partai final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan antara Spanyol melawan Argentina akan digelar di Stadion New York New Jersey, East Rutherford, New Jersey pada Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin (20/7) dini hari WIB. (REUTERS/Eduardo Munoz)

5/7 Pemandangan cakrawala Kota New York terlihat melalui lapisan asap kebakaran hutan di New York City, Amerika Serikat (AS), Kamis (16/72026). (REUTERS/Eduardo Munoz)

Melansir dar Reuters, asap diperkirakan akan memburuk sepanjang hari. Di New York, di mana kabut oranye mewarnai langit dan udara berbau menyengat, para pejabat setempat mendesak warga untuk membatasi waktu di luar ruangan. (REUTERS/Eduardo Munoz)

6/7 Pemandangan cakrawala Kota New York terlihat melalui lapisan asap kebakaran hutan di New York City, Amerika Serikat (AS), Kamis (16/72026). (REUTERS/Eduardo Munoz)

Mereka memperingatkan orang-orang yang berisiko lebih tinggi, termasuk mereka yang menderita penyakit jantung atau paru-paru, ibu hamil, dan lansia, untuk tetap berada di dalam ruangan. (REUTERS/David Dee Delgado)

7/7 Pemandangan cakrawala Kota New York terlihat melalui lapisan asap kebakaran hutan di New York City, Amerika Serikat (AS), Kamis (16/72026). (REUTERS/Eduardo Munoz)

Data federal menunjukkan tingkat asap berbahaya di seluruh Minnesota, Michigan, Illinois utara, dan Ohio utara, hingga Ontario. Minneapolis, Milwaukee, dan Toronto mencatat angka berbahaya. Sepuluh negara bagian AS memiliki setidaknya beberapa lokasi dengan kualitas udara yang dinilai "tidak sehat," membentang dari Minnesota hingga Maryland. (REUTERS/Mike Segar)

Add as a preferred
source on Google