Tokoh Bali Datangi KSP, Tagih Janji Prabowo Bangun Bandara Bali Utara

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Jumat, 17/07/2026 13:55 WIB
Foto: Tokoh Bali di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Jumat (17/7/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kantor Staf Presiden (KSP) disambangi tokoh masyarakat dari para Penglingsir Puri-Puri ke Jabag Bali, Jumat (17/7/2026). Mereka menagih janji kepada pemerintah untuk melakukan pembangunan Bandara Bali Utara.



Ketua Paiketan Puri-Puri Sejabag Bali Ida Cokorda Gde Putra Nindia bercerita bahwa pembangunan Bandara Bali Utara ini sempat disetujui pemerintah, namun belum juga kunjung direalisasikan pembangunannya.

"Nyatanya maaf, satu setengah tahun beliau (Prabowo Subianto) menjabat sebagai presiden, niscaya belum, belum turun keputusan beliau. Kami menagih ke sini untuk menepati janji itu. Kenapa? Ini sudah meradang," kata Ida Cokorda, usai pertemuan.

Ida Cokorda menerangkan bahwa pembangunan Bandara Bali Utara ini sempat disetujui Presiden Prabowo Subianto. Komitmen itu disampaikan kepada para Penglingsir Bali pada 13 Februari 2025 sebelum dilantik sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.

Dia menambahkan, presiden juga sudah menyetujui perubahan penentuan lokasi (Penlok) yang berada di lepas pantai di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng.

"Kenapa? Ini sudah meradang. Sama dengan bisul itu, sudah dibiarkan itu. Kalau nggak segera dimutasi akan sakitnya luar biasa, karena kami kelihatan puri-puri mendukung ini, wah kok nggak ada wibawa (Kkmi), nggak punya puri-puri ini gimana? Kan harga diri malu kita," kata Cokorda.

Lebih lanjut, Ida Cokorda mengatakan dalam pertemuan itu dia bertemu dengan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman. Menurutnya Dudung menjanjikan akan menyampaikan aspirasi ini kepada presiden untuk segera ditindaklanjuti.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Forum Silaturahmi Kraton Nusantara, Brigjen Pol. Mapparessa mengatakan berharap groundbreaking pembangunan Bandara Bali Utara itu dalam diselenggarakan pada tahun ini.

"Kami mengusulkan sebelum hari kemerdekaan ke-81 ini dapatlah dilaksanakan groundbreaking. Itu satu momen untuk untuk meyakinkan bangsa ini apa yang diucapkan pemimpin itu dilakukan," tuturnya.



(miq/miq) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: KSP Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berlanjut