Investasi di RI Makin Banyak Serap Pekerja, 6 Bulan 1,44 Juta Orang

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Kamis, 16/07/2026 13:41 WIB
Foto: Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani saat menyampaikan paparan dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Gedung Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/PerekonomianRI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencatat, jumlah tenaga kerja yang terserap dari investasi masuk ke Indonesia makin banyak pada periode semester I-2026.

Dari total investasi yang masuk Rp 1.010,6 triliun pada semester I-2026, atau naik 7,2% dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 942,9 triliun, jumlah serapan tenaga kerja 1.448.862 orang atau tumbuh 15% dari semester I-2025 sebanyak 1.259.868 orang.

"Penyerapan tenaga kerjanya mencapai 1,44 juta orang, jadi ada peningkatan kurang lebih 15% dibanding tahun sebelumnya," kata Rosan saat konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (16/7/2026).


Sebagai informasi, dari total investasi yang masuk pada semester I-2026, paling banyak berasal dari investasi asing atau penanaman modal asing (PMA) senilai Rp 507,6 triliun. Sisanya berasal dari penyertaan modal dalam negeri (PMDN) Rp 502,9 triliun.

Nilai investasi dari asing ini naik sekitar 17,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp 432,6 triliun, sedangkan PMDN justru terbilang menyusut, karena pada semester I-2025 sebesar Rp 510,3 triliun.

"PMA ini mencapai Rp 507,6 triliun," kata Rosan


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Harmonisasi Fiskal & Moneter demi Menjaga Stabilitas dan Pertumbuhan