Putar Otak Penjual Elektronik Gegara Dolar AS, Jualan HP Sepi
Jakarta, CNBC Indonesia - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir cukup mempengaruhi harga jual barang elektronik di pusat perbelanjaan. Hal ini juga tercermin dari jumlah pembeli barang elektronik yang mulai berkurang.
Adi, seorang karyawan toko elektronik di salah satu mal berlokasi di Jakarta Selatan, mengungkapkan harga barang elektronik seperti tablet telah mengalami kenaikan harga. Bersamaan dengan itu, pengunjung juga sudah mulai berkurang dari biasanya.
"Harga tab sih udah naik, efek dolar juga," kata dia saat ditemui CNBC Indonesia, dikutip Selasa (14/7/2026).
Dirinya juga bilang, penjualan smartphone alias HP di toko elektronik tersebut juga mulai lesu dalam beberapa waktu terakhir. Kelesuan ini ditandai oleh frekuensi pembeli yang mulai berkurang.
Untuk menyiasati penjualan, toko elektronik tempat Aldi bekerja memberikan promo berupa diskon hingga jutaan rupiah agar para konsumen tetap tertarik berbelanja produk elektronik, termasuk gadget.
Beralih ke tempat smartphone lainnya, di sana hanya terlihat dua orang pegawai yang sedang menjaga toko dan sesekali ada pengunjung yang melihat barangnya. Harga ponsel yang dibanderol di toko tersebut cukup bervariasi, mulai di bawah Rp 10 juta hingga di atas Rp 30 jutaan.
"Di sini kita ada sistem cicilan 0% untuk sejumlah bank dengan menggunakan kartu kredit," jelas Ridwan, karyawan toko smartphone.
(dce) Add
source on Google