MBG Hidup Lagi Setelah Libur Sekolah, BGN Sidak Sekolah & SPPG
Jakarta, CNBC Indonesia - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali didistribusikan kepada para penerima manfaat mulai Senin kemarin. Sebelumnya, program unggulan pemerintah tersebut sempat berhenti selama masa libur sekolah.
Momentum dimulainya kembali program ini dimanfaatkan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan distribusi berjalan lancar melalui inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta. Selama jeda libur sekolah, BGN mengaku melakukan berbagai pembenahan terhadap tata kelola dan operasional program guna meningkatkan kualitas layanan kepada para penerima manfaat.
Wakil Kepala BGN Arumsari mengatakan, pemantauan langsung dilakukan oleh jajaran BGN yang melibatkan Bidang Sistem dan Tata Kelola, Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan, serta Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama. Dalam sidak tersebut, BGN memantau ketepatan waktu distribusi makanan, kualitas pelayanan, hingga memastikan makanan bergizi diterima oleh siswa sesuai standar yang telah ditetapkan.
"Kami ingin memastikan bahwa distribusi MBG kembali berjalan dengan baik setelah masa penyesuaian. Berbagai pembenahan yang telah dilakukan diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima," kata Arumsari dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (14/7/2026).
Sejumlah lokasi yang dikunjungi antara lain TK Trisula Perwari, SDN Paseban 09, SMP Trisula Perwari 2, SMP 88 Jakarta, SD 03 Lubang Buaya, SMP 227 Jakarta, SDN Cideng 2, serta berbagai SPPG di wilayah Gambir, Kemayoran, Kembangan, Palmerah, Cipayung, Pejaten Barat, Tanjung Priok, Kayu Putih, hingga Bukit Duri. Tak hanya melakukan pengawasan, BGN juga menyerap berbagai masukan dari pengelola SPPG maupun pihak sekolah.
"Melalui kunjungan ini kami juga mencatat sejumlah hal yang perlu terus disempurnakan, baik dari sisi operasional, ketepatan waktu distribusi, koordinasi antarpihak, maupun kualitas layanan di lapangan. Seluruh masukan dan hasil pemantauan hari ini akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan agar pelaksanaan Program MBG semakin efektif, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik kepada para penerima manfaat," ujar Arumsari menekankan evaluasi dari lapangan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan pelaksanaan program ke depan.
Selama masa jeda sekolah, BGN telah memperkuat tata kelola serta menyempurnakan berbagai aspek operasional Program MBG. Langkah tersebut dilakukan agar distribusi makanan bergizi kepada para siswa dapat berlangsung lebih efektif, tertib, dan memenuhi standar keamanan pangan.
BGN menegaskan pembenahan yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan MBG. Sehingga setiap penerima manfaat memperoleh makanan bergizi yang aman, berkualitas, dan sesuai standar yang telah ditetapkan
(sef/sef) Add
source on Google