Prabowo Tegaskan Pemerintahannya Tidak Anti-Perusahaan Besar

haa, CNBC Indonesia
Senin, 13/07/2026 07:55 WIB
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026, Jakarta, Minggu (12/7/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya tidak anti terhadap perusahaan besar, melainkan setiap pihak telah mempunyai peran masing-masing.

Hal ini disampaikannya dalam pidato di acara Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional Ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026).


Menurutnya, Indonesia negara besar yang butuh berbagai pihak untuk mengelola kekuatan ekonomi.

"Saya ingatkan, kita tidak anti perusahaan besar, tidak! Karena Indonesia ini negara besar, kita butuh, kita butuh koperasi, kita butuh UMKM, kita butuh swasta, kita butuh BUMN, BUMD, kita butuh semuanya! Ini harus menjadi kekuatan ekonomi, itu yang saya maksud Indonesia Incorporated," katanya.

Inilai yang ditegaskannya sebagai Incorporated, yakni seluruh kekuatan ekonomi bergerak bersama untuk memperkuat perekonomian nasional.

Dia pun menegaskan mengenai koperasi yang menjadi sokoguru Indonesia. Menurutnya, peran koperasi sangat penting guna mendukung perekonomian kerakyatan. Dengan membangun ribuan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), dia yakin ini akan memperlemah ekonomi Indonesia, bukan sebaliknya.

"Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain, no! Kita perkuat semuanya," katanya.

Prabowo pun memastikan bahwa KDMP akan dikembangkan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. KDMP akan menyediakan berbagai layanan a.l. toko sembako, layanan simpan pinjam, hingga apotek desa.

"Kita akan buka apotek di desa, obat-obatnya obat generik yang harganya jauh lebih murah dari apotik di kota. Akan ada logistik desa, akan ada gudang, akan ada cold storage, ruang pendingin. Supaya hasil-hasil petani tidak akan rusak dan berbagai layanan ekonomi lainnya," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, dia juga memutuskan barang-barang yang diberikan subsidi oleh pemerintah harus disalurkan lewat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kebijakan ini dilakukan agar barang subsidi yang diberikan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

"Sudah-sudah saya ambil keputusan, semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus, saya katakan ini harus. Barang subsidi, rakyat tidak boleh diperdagangkan. Supaya yang membutuhkan, dialah yang terima," kata Prabowo.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pemerintah Yakin Ekspor UMKM Tembus USD 300 Juta