PU Rogoh Rp 138 Miliar Perbaiki Jalan di Serang, Lokasinya di Sini
Serang, CNBC Indonesia - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menggarap proyek perbaikan Jalan Serdang-Bojonegara-Merak (SBM) yang terletak di Provinsi Banten. Proyek ini ditujukan untuk mengatasi kemacetan dan meningkatkan keselamatan para pengguna jalan.
PLT Direktur Preservasi Wilayah 1 Vidi Ferdian menuturkan, jalan raya tersebut menjadi akses lalu lintas kendaraan berat dari/menuju Kawasan Industri Bojonegara, Tambang/Quarry, dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ). Adapun anggaran yang digelontorkan untuk proyek ini mencapai Rp 138 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan skema kontrak tahun jamak (MYC) 2025-2027.
"Ini Jalan Nasional ruasnya Serdang-Bojonegara-Merak kurang lebih panjangnya 31,42 km. Nah yang sudah mau kita tangani karena jalannya rusak 18,93 km," ungkap dia kepada wartawan, ditulis Selasa (7/7/2026).
Dirinya bilang, proyek tersebut akan berlangsung sampai tahun depan. Proses perbaikan jalan ini memanfaatkan lahan eksisting.
Tak hanya itu, Vidi menjelaskan, perbaikan jalan ini dilakukan dengan metode konstruksi rigid beton. Pasalnya, jalan raya ini sering dilewati oleh kendaraan-kendaraan berat dari kawasan industri.
"Karena lalu lintas industri dengan ketebalan 30 cm tebal rigidnya," terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan, pihaknya akan melakukan pelebaran ruas jalan kawasan industri Banten menjadi empat lajur dari dua lajur. Hal ini menjadi tantangan tersendiri lantaran kawasan tersebut sudah dipadati oleh bangunan.
Alhasil, jalan tersebut diperlebar satu meter ke kanan dan satu meter ke kiri. Dengan begitu, total lebar jalan menjadi 11 meter. Melihat kondisi itu, PU mengimbau Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk memproses penyiapan lahan. Di sisi lain, Pemerintah Pusat berperan dalam penyediaan skema pendanaan.
Lebih lanjut, Dody berharap pelebaran jalan dapat cepat rampung guna menunjang aktivitas masyarakat setempat. Selama proyek berlangsung, masyarakat tetap bisa menggunakan jalan eksisting untuk berbagai keperluan mobilitas sehari-hari dengan aman. Dia juga memastikan proyek tersebut tidak akan mengganggu aktivitas para pelaku usaha setempat, termasuk mobilitas dari dan menuju kawasan industri di sekitar Serang, Banten.
"Di sana ada pelabuhan dan seterusnya di ujung sana itu ada tambang batu, sehingga industri bisnis juga harus tetap bergerak, supaya roda perekonomian di Banten akan semakin maju," kata dia.
Dody juga menyatakan bahwa Pemerintah Pusat akan menyusun skema pendanaan proyek pelebaran jalan tersebut. Harapannya, pelebaran jalan ini dapat memisahkan arus kendaraan masyarakat dan industri.
Proyek ini diharapkan akan menciptakan akses menuju sekolah, rumah sakit, hingga permukiman yang lebih aman di kawasan Serang. Pelebaran jalan tersebut juga diyakini akan memperlancar arus distribusi logistik ke kawasan industri, pelabuhan, dan pertambangan, sehingga kelak dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten.
(wur) Add
source on Google