02:06
Video: Prabowo Pangkas Jumlah BUMN Jadi 250, RI Bakal Nyontek China
Jakarta, CNBC Indonesia- Presiden Prabowo Subiano memerintahkan penutupan ratusan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga tersisa 250 BUMN sebagai bagian dari upaya efisiensi agar tidak membebani keuangan negara.
Tenaga Ahli Badan Komunikasi Pemerintah, Fithra Faisal mengatakan instruksi pengurangan jumlah BUMN ini dilakukan karena BUMN banyak yang melakukan aktivitas diluar kewenangan sehingga menimbulkan kerugian negara. Berkaca dari pengelolaan BUMN China melalui State-owned Assets Supervision and Administration Commission of the State Council (SASAC) yang dibentuk 2023 yang ditujukan untuk mengelola aset BUMN yang mampu meningkatkan laba BUMN 3 kali lipat lewat 3 strategi yakni restrukturisasi, perbaikan tata Kelola dan berperan sebagai agen pembangunan pemerintah.
Seperti apa arah pengelolaan dan reformasi BUMN? Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Tenaga Ahli Badan Komunikasi Pemerintah, Fithra Faisaldalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Jum'at, 03/07/2026)
Addsource on Google