15:28
Video: Menaker & Jurus Lindungi Pekerja Digital Dari Ojol - Influencer
Jakarta, CNBC Indonesia- Kementerian Ketenagakerjaan RI berhasil melaksanakan Program Magang Nasional 2025 yang diikuti sekitar 100.000 peserta dan dilanjutkan pada 2026 ini dengan kuota 150.000 peserta.
Menaker Yassierli menyebutkan program Magang Nasional ini merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo untuk menstimulasi ekonomi sekaligus mempersiapkan bekal bagi lulusan perguruan negeri untuk dapat bersaing di dunia kerja.
Dari program magang hub ini, Kemnaker melihat magang 6 bulan ini menjawab tantangan terkait produktivitas dan daya saing tenaga kerja RI bahkan 60% peserta magang mendapat tawaran kerja di lokasi magang.
Dalam program magang nasional ini, Kemnaker mendukung institusi Pendidikan dalam mendorong keterampilan maupun sertifikasi calon tenaga kerja sehingga dapat menjawab tantangan mismatch skill dan kebutuhan dunia kerja.
Di sisi lain Kemnaker masih melihat tantangan terkait tekanan lapangan kerja imbas gejolak ekonomi global, oleh karena itu Kemnaker terus mendorong kompetensi calon tenaga kerja dalam memenuhi kebutuhan sektor usaha. Kemnaker juga bekerjasama dengan perguruan kerja untuk membangun career center untuk memberikan gambaran dunia kerja kepada mahasiswa.
Selain itu Kemnaker menyoroti terkait pekerja platform digital yang bekerja di sektor non-formal ini memiliki tantangan terkait pengaturan terkait jaminan sosial. Oleh karena itu pemerintah hadir dengan memberikan perlindungan lewat kepesertaan pekerja sektor digital pada program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian serta mendorong peningkatan skill dan penyusunan struktur skala upah dan layanan perumahan serta transportasi.
Selengkapnya simak dialog Maria Katarina dengan Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli dalam Economic Update, CNBC Indonesia (Jum'at, 03/07/2026)
Addsource on Google