Menlu Sugiono Ungkap Presiden Belarus Menginap di Istana Negara

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Kamis, 02/07/2026 11:24 WIB
Foto: Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menyambut kehadiran Presiden Republik Belarus H.E. Alexander Lukashenko di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (1/7/2026). (Instagram/sjafrie.sjamsoeddin)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko menginap di Istana negara saat melakukan kunjungan kenegaraan di Indonesia. Hal tersebut dibenarkan Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

"(Menginap) di Istana Negara," kata Sugiono, saat dikonfirmasi wartawan.



Sugiono menjelaskan pemerintah Indonesia memberikan penghormatan kepada Lukashenko yang ingin menginap di Istana. Dijelaskan bahwa sebelumnya Wisma Negara yang disiapkan untuk menjadi tempat menginap tamu negara. Namun, Presiden Prabowo Subianto menilai Istana Negara lebih tepat sebagai tempat menginap Lukashenko.

"Ya saya kira kita memberikan penghormatan karena biasanya juga kalau kunjungan kenegaraan presiden yang lain berkehendak di hotel, tetapi beliau kali ini ingin berkehendak untuk bisa di Istana. Tadinya di Wisma Negara, tetapi Pak Presiden menilai yang lebih representatif ya di Istana," katanya.

Dalam kesempatan itu, Sugiono juga membenarkan bahwa Aleksandr Lukashenko menjadi presiden negara sahabat yang pertama kali menginap di Istana Negara. Tamu negara umumnya memilih untuk menginap di hotel atau Wisma Negara. Terakhir, Presiden Senat Kerajaan Kamboja, Samdech Akka Moha Sena Padei Techo Hun Sen menjadi tamu negara terakhir yang menginap di Wisma Negara pada Mei 2025 lalu.

"Presiden yang pertama di Istana Negara," katanya.

Lukashenko diketahui tiba di Indonesia melalui Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/7/2026). Dalam kunjungan kenegaraan kali ini, Lukashenko diagendakan akan diterima Prabowo di Istana Merdeka pada siang ini.



(miq/miq) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Menlu Sugiono Pastikan Israel Bebaskan 9 WNI