Sumur Nganggur Milik Exxon Dibuka, Produksi Minyak Bertambah 3.500 bph
Jakarta, CNBC Indonesia - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak Dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan keberhasilan ExxonMobil dalam mengaktifkan kembali salah satu sumur idle di Lapangan Banyu Urip. Dimana hal ini menambah produksi minyak nasional sekitar 3.500 barel per hari (bph).
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan sumur C-12 di Lapangan Banyu Urip sebelumnya terpaksa ditutup karena memiliki kandungan gas dan air yang sangat tinggi sehingga tidak ekonomis untuk diproduksikan.
"Sumur idle C-12 lapangan Banyu Urip yang tadinya ditutup karena kandungan gasnya tinggi yaitu sebesar 3950 scf/barel dan kandungan water nya juga tinggi yaitu sebesar 54%, kemarin sumur tersebut dibuka kembali," ujar Djoko kepada CNBC Indonesia, Rabu (1/7/2026).
Ia membeberkan pembukaan kembali sumur dilakukan dengan menginjeksikan bahan kimia khusus ke dalam reservoir melalui sumur hingga mencapai lubang perforasi. Teknologi tersebut bertujuan menyumbat aliran gas dan air.
Hasilnya, sumur C-12 kini kembali mengalirkan minyak dengan laju produksi mencapai 3.700 bph. Sementara, kandungan gas sekitar 500 scf per barel dan kadar air menyusut menjadi 9%, sehingga menghasilkan produksi minyak sekitar 3.500 BOPD.
"Sehingga yang keluar banyak minyaknya, hasilnya sumur dapat berproduksi kembali dengan laju alir sebesar 3700 BOPD kandungan gas nya 500 scf/barel dan water 9% sehingga net oil sebesar 3500 BOPD," ujarnya.
Djoko mengatakan setidaknya masih terdapat sekitar lima sumur idle lainnya di Lapangan Banyu Urip yang berpotensi dikerjakan menggunakan metode serupa untuk meningkatkan produksi minyak nasional.
"Mohon doa semoga sumur C-12 dapat bertahan produksinya hingga akhir tahun dan sumur lainnya juga dapat dikerjakan hal serupa dengan hasil yang sama bahkan lebih," kata Djoko.
(ven/arj) Add
source on Google