MARKET DATA

Harga BBM di ASEAN Kompak Turun, Mana yang Paling Murah?

ven,  CNBC Indonesia
01 July 2026 13:30
Suasana antrian pengemudi motor untuk mengisi BBM di SPBU Pertamina Kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu, (30/3/2022). (CNBC Indoneia/ Muhammad Sabki)
Foto: Ilustrasi SPBU (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara kompak menurunkan harga produk Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal tersebut seiring dengan menurunnya harga minyak mentah global baru-baru ini.

Misalnya Malaysia, rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Malaysia mencapai US$0,825 per liter atau Rp14.802 per liter (kurs Rp17.942/US$). Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$0,972 per liter atau Rp17.440 per liter.

Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat mencapai US$0,916 atau Rp16.435 per liter untuk bensin. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$1,150 atau per liter atau Rp20.634 per liter.

Sama halnya dengan negara-negara di Asia Tenggara, Indonesia juga melakukan penyesuaian dengan menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi dalam negeri melalui PT Pertamina (Persero).

Mengutip situs resmi Pertamina Patra Niaga, untuk harga di SPBU Jakarta misalnya, harga Pertamax Turbo kini turun menjadi Rp 19.300 per liter, turun Rp 1.450 per liter dari sebelumnya Rp 20.750 per liter pada Juni 2026.

Untuk harga Pertamax DEX kini dibanderol menjadi Rp 21.150 per liter, turun Rp 3.650 per liter dari yang sebelumnya dibanderol Rp 24.800 per liter. Dexlite kini menjadi Rp19.700 per liter, turun Rp 3.300 per liter dari yang sebelumnya Rp 23.000 per liter.

Sementara, untuk BBM Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green (RON 95) masih tetap dibanderol masing-masing Rp 16.250 dan Rp 17.000 per liter. Harga BBM Pertamax di Pertashop juga masih dibanderol Rp 16.150 per liter.

Begitu juga dengan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite (RON 90) masih dibanderol Rp 10.000 per liter dan Solar subsidi Rp 6.800 per liter.

Lantas jika dibandingkan dengan harga BBM di negara-negara Asia Tenggara, kira-kira mana yang lebih murah? berikut data harga BBM di Asia Tenggara per 1 Juli 2026:

1. Malaysia

Mengutip laman Global Petrol Prices, rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Malaysia per (1/7/2026) mencapai US$0,825 per liter atau Rp14.802 per liter (kurs Rp17.942/US$). Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$0,972 per liter atau Rp17.440 per liter

2. Singapura

Rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Singapura mencapai US$2,353 per liter atau Rp42.219 per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$2,834 per liter atau Rp50.849 per liter.

3. Filipina

Rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Filipina mencapai US$1,186 per liter atau Rp21.280 per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$1,123 atau Rp20.149 per liter.

4. Thailand

Rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Thailand mencapai US$1,443 per liter atau Rp25.891 per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$1,129 atau Rp20.257 per liter.

5. Laos

Rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Laos mencapai US$1,736 per liter atau Rp31.148 per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$2,112 per liter atau Rp37.895 per liter.

6. Kamboja

Rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Laos mencapai US$1,317 per liter atau Rp23.630 per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$0,994 per liter atau Rp17.835 per liter.

7. Myanmar

Rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Myanmar mencapai US$1,182 per liter atau Rp21.208 per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$1,138 per liter atau Rp20.418 per liter.

(ven) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Detik-Detik Anwar Ibrahim Bertemu Yusril Ihza Mahendra di Malaysia


Most Popular
Features