Tiket Pesawat Mahal-Rupiah Loyo, Warga RI Makin Sedikit ke Luar Negeri

Robertus Adrianto, CNBC Indonesia
Rabu, 01/07/2026 14:46 WIB
Foto: Penumpang berjalan melewati terminal pada hari perjalanan tersibuk di libur Thanksgiving, di Bandara Nasional Ronald Reagan Washington di Arlington, Virginia, AS, 25 November 2025. (REUTERS/Kevin Lamarque)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik mencatat adanya penurunan signifikan wisatawan nasional yang melancong ke luar negeri pada Mei 2026.

Berdasarkan data BPS, jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) mencapai 550.382 perjalanan. Jumlah tersebut turun 14,49% secara bulanan (month-to-month) dan 6,05% secara tahunan (year-on-year).


Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Ateng Hartono mengatakan bahwa menurunnya jumlah wisnas disebabkan oleh dua faktor, yakni mahalnya harga tiket pesawat dan tekanan nilai tukar rupiah.

"Secara umum menurunnya wisatawan nasional tersebut Ini terutama disebabkan oleh kenaikan harga tiket penerbangan akibat naiknya harga avtur dan juga dipengaruhi oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara tujuan utamanya," kata Ateng saat konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta pada Rabu (1/7/2026).

Secara kumulatif, jumlah perjalanan wisnas pada periode Januari hingga Mei 2026 tercatat 3.694.668 perjalanan atau turun 3,88%.

Di sisi lain, Indonesia ramai dikunjungi wisatawan mancanegara (wisman) pada Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisman mencapai 1.382.087 kunjungan, naik 10,69% dibandingkan bulan sebelumnya dan 5,83% dari Mei 2025.

‎Sementara kunjungan Wisman sejak Januari hingga Mei mencapai 6.067.014 kunjungan dan meningkat 7,69% dibandingkan periode yang sama sebelumnya.

Menurut paspor yang dipegang berdasarkan data BPS, wisman yang berkunjung ke Indonesia didominasi oleh Malaysia dengan 298,21 ribu kunjungan dan Australia 155,03 kunjungan pada Mei 2026.

Adapun peningkatan kunjungan paling banyak dari wisatawan yang berasal dari Malaysia 43,4% secara bulanan dan Singapura yang tambah 22,71%.

‎Bali masih menjadi tujuan utama para wisman dengan 578.203 kunjungan melalui Ngurah Rai. Kemudian Jakarta dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang masuk melalui Bandara Soekarno-Hatta 235.207 kunjungan.

Sejalan, kunjungan wisata nusantara (wisnus) melejit pada Mei 2026. Berdasarkan data BPS jumlah perjalanan wisnus mencapai 106.162.271 perjalanan sepanjang Mei 2026 atau naik 8,83% dibandingkan April 2026 dan meningkat 8,69% dari Mei 2025.‎

‎Sepanjang Januari hingga Mei 2026, jumlah perjalanan wisnus meningkat tipis 2,86% dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi 523.221.951 perjalanan.


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Harga BBM & Tiket Pesawat Naik, Inflasi Juni Tembus 3,44% (yoy)