Foto Internasional

Potret AS-Jepang Gelar Latihan Militer Besar-Besaran, Tangkal China?

Reuters, CNBC Indonesia
Senin, 29/06/2026 06:40 WIB

Latihan gabungan tersebut menampilkan tank, drone pengintai, dan kendaraan lapis baja lainnya.

1/5 Marinir AS dan Pasukan Bela Diri Jepang menggelar latihan tembak langsung gabungan sebagai bagian dari latihan tahunan Resolute Dragon di Yufu, Prefektur Oita, Jepang, Minggu (28/6/2026). (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Pasukan AS dan Jepang menggelar latihan gabungan langsung di pulau Kyushu, Jepang selatan, Minggu (28/6/2026). (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

2/5 Marinir AS dan Pasukan Bela Diri Jepang menggelar latihan tembak langsung gabungan sebagai bagian dari latihan tahunan Resolute Dragon di Yufu, Prefektur Oita, Jepang, Minggu (28/6/2026). (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Latihan tersebut digelar sebagai bagian dari Resolute Dragon, latihan bilateral tahunan mereka di negara tersebut. (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

3/5 Marinir AS dan Pasukan Bela Diri Jepang menggelar latihan tembak langsung gabungan sebagai bagian dari latihan tahunan Resolute Dragon di Yufu, Prefektur Oita, Jepang, Minggu (28/6/2026). (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Sebanyak 90 personel Korps Marinir Amerika Serikat dan 300 personel Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) berpartisipasi dalam latihan tahunan tersebut. (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

4/5 Marinir AS dan Pasukan Bela Diri Jepang menggelar latihan tembak langsung gabungan sebagai bagian dari latihan tahunan Resolute Dragon di Yufu, Prefektur Oita, Jepang, Minggu (28/6/2026). (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Latihan gabungan tersebut menampilkan tank, drone pengintai, dan kendaraan lapis baja lainnya, selain tembakan pasukan, menurut AS dan JSDF. (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

5/5 Marinir AS dan Pasukan Bela Diri Jepang menggelar latihan tembak langsung gabungan sebagai bagian dari latihan tahunan Resolute Dragon di Yufu, Prefektur Oita, Jepang, Minggu (28/6/2026). (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Latihan yang dimulai pada 20 Juni itu berlangsung selama 10 hari, dipimpin oleh Komando Indo-Pasifik AS, berpusat di pulau Kyushu dan Ryukyu Jepang, melibatkan sekitar 9.400 personel secara total dari pihak AS dan Jepang. (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Add as a preferred
source on Google