Purbaya Turun Tangan Awasi Anggaran MBG di Daerah, Bisa Tutup SPPG!

Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
Jumat, 26/06/2026 16:56 WIB
Foto: Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Halim Perdanakusuma bernama 'Dapur Sehat Anak Bangsa' menyiapkan menu makan bergizi gratis (MBG) berisi menu ayam teriyaki, sayur buncis, nasi dan pisang, Jakarta Senin, (6/1/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pihaknya akan turun tangan untuk mengawasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya agar program prioritas MBG dapat berjalan lebih baik, termasuk realisasi penggunaan anggarannya.


"Kadang-kadang rupanya mereka (BGN) susah melakukan pengawasan di daerah. Saya bilang begini, kalau begitu yasudah yang menguasai di daerah-daerah biar saja Kementerian Keuangan," ujar Purbaya saat media briefing di Gedung Juanda, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Purbaya memastikan, akan menerjunkan jajaran Kementerian Keuangan di daerah untuk memantau secara langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi dapur dan distributor MBG.

"Nanti orang-orang saya di daerah akan monitor SPPG secara berkala," tegas Purbaya.

Purbaya pun mengatakan nantinya Kemenkeu bisa memiliki hak untuk merekomendasikan penutupan dapur SPPG jika dilakukan dengan tidak benar. Usul ini pun kata menkeu disetujui oleh pihak Badan Gizi Nasional (BGN).

"Mereka setuju, kalau enggak benar boleh tutup aja Pak, kita diskusikan seperti itu. Jadi kerjasama dengan BGN sudah semakin baik," kata Purbaya.

Lebih lanjut, Purbaya juga mengatakan akan membantu sumber daya manusia yang ahli dalam bidang keuangan dan finansial sehingga jalannya MBG bisa jauh lebih baik.

"SDM-nya juga kita bantu kalau perlu orang finansial, keuangan, departemen Keuangan. Harusnya ke depan (MBG) akan lebih bagus," ucapnya.


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video:Kejagung Beberkan 'Dosa' Dadan Cs - Iran Serang Kapal Raksasa