Internasional

Mobil Korea Hyundai Recall 96.000 Kendaraan, Ancam Keselamatan

sef, CNBC Indonesia
Jumat, 26/06/2026 19:40 WIB
Foto: Hyundai. (REUTERS/Andrew Kelly/File Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Hyundai Motor menarik kembali (recall) sebanyak 96.300 kendaraan di Amerika Serikat (AS) setelah ditemukan kesalahan perangkat lunak (software) yang berpotensi menyebabkan panel instrumen tidak berfungsi.

Mengutip Reuters, Jumat (26/6/2026), National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) atau otoritas keselamatan lalu lintas jalan raya AS menyatakan gangguan tersebut dapat membuat panel instrumen gagal menampilkan informasi penting bagi pengemudi.


Akibatnya, sejumlah informasi keselamatan seperti speedometer, lampu peringatan (warning lights), hingga indikator penting lainnya berisiko tidak muncul saat kendaraan digunakan.

Menurut NHTSA, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kecelakaan karena pengemudi tidak dapat memantau kecepatan kendaraan maupun menerima peringatan jika terjadi gangguan pada sistem mobil.

Recall ini mencakup beberapa model Hyundai Tucson tahun produksi 2025-2026, yaitu Hyundai Tucson, Hyundai Tucson Hybrid san Hyundai Tucson Plug-in Hybrid Electric (PHEV).

Sebagai langkah perbaikan, Hyundai mengaku akan memperbarui perangkat lunak panel instrumen melalui pembaruan over-the-air (OTA) atau pembaruan yang dapat dilakukan secara nirkabel. Bagi kendaraan yang tidak menerima pembaruan OTA, perbaikan akan dilakukan di dealer resmi tanpa dipungut biaya.

Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kecelakaan maupun korban yang dikaitkan dengan masalah perangkat lunak tersebut. Hyundai mengimbau pemilik kendaraan yang terdampak untuk segera mengikuti proses pembaruan setelah menerima pemberitahuan recall.


(sef/sef) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Selat Hormuz Berangsur Pulih AS Pastikan Hormuz Tetap Terbuka