01:24
Video: Ikut INNAPROM 20206, RI Yakin Genjot Devida & Ekspor ke Eurasia
Jakarta, CNBC Indonesia-Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang optimistis terhadap peran Indonesia sebagai Official Partner Country dalam pameran industri internasional INNOPROM 2026 di Ekaterinburg, Rusia.
Agus Gumiwang menyebutkan Kerjasama dan keberhasilan Indonesia di INNOPROM 2026 akan sangat baik jika bisa mendorong peningkatan volume perdagangan yang akan meningkatkan devisa negara. Di sisi lain Kerjasama ini juga dapat menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperkuat partnership dengan negara-negara Eurasia.
Sementara terkait kondisi keamanan pelaksanaan INNOPROM 2026 yang berlangsung di tengah ketegangan Rusia-Ukraina, Kemenperin melihat hal ini sebagai risiko yang sudah diperhitungkan mengingat terdapat lebih banyak peluang Kerjasama terkait RI-Rusia dalam membangun industri galangan kapal.
Melalui INNOPROM 2026, Kemenperin menargetkan dapat memperluas perdagangan internasional Indonesia sekaligus menarik Investasi dari Kawasan Eurasia sehingga dapat mendorong pengembangan industri dalam negeri yang akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi menuju target ekonomi RI menuju 8%.
Menteri Perindustrian mengajak pelaku industri untuk memanfaatkan INNOPROM 2026 untuk memperkuat Kerjasama dengan pelaku usaha di perhelatan ini guna menarik minat asing masuk ke industri RI. Agus Gumiwang juga memastikan upaya pemerintah dalam mendorong strategi baru Industrialisasi Nasional (SBIN) yang menempatkan kerjasama internasional sebagai instrument memperkuat daya saing industri nasional.
Menperin juga memastikan dukungan pemerintah terhadap pengembangan manufaktur dalam negeri sehingga dapat bersaing dengan negara competitor yang salah satunya melalui penguatan regulasi seperti kebijakan Standar Nasional Indonesia (SNI).
Selengkapnya simak dialog Mercy Widjaja dengan Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang dalam Economic Update, CNBC Indonesia (Jum'at, 26/06/2026)
Addsource on Google