MARKET DATA
Energy Forum

Bahlil Ibaratkan Geopolitik Mirip Malaria: Pagi Sembuh, Siangnya Sakit

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
25 June 2026 11:15
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat menyampaikan pemaparan dalam Energy Forum di Singosari Ballroom-Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (25/6/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengibaratkan kondisi geopolitik mirip sakit malaria. Di mana, perdamaian masih belum ada kepastian.

"Saya mengumpamakan itu seperti malaria, pagi sembuh siangnya naik (sakit) lagi, malamnya turun lagi. Malaria itu ada tresiana dan malaria tropika, jadi model kaya busung lapar, kalau pagi sembuh, siang keringat dingin,"

"Kira-kira itu geopolitik sekarang," terang Bahlil dalam Energy Forum CNBC Indonesia, di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Bahlil pun menyatakan, bahwa kondisi geopolitik saat ini tidak ada kepastian. Bahkan, sulit untuk mencari rujukan atas kepastian tersebut.

"jadi hari ini bisa damai, sudah diteken besok muncul lagi. Jadi dalam kondisi geopolitik seperti ini yang tidak ada kepastian sulit bagi kita menjadikan baseline mana jadi rujukan," ungkap Bahlil.

Dalam kondisi tersebut, Bahlil menggambarkan kondisi atau posisi energi di Indonesia. Misalnya saja produksi minyak siap jual atau lifting minyak Indonesia. Gambarannya di tahun 1996-1997 kurang lebih Indonesia bisa melakukan produksi minyak hingga 1,6 juta barel per hari.

"Itu puncak keemasan sektor energi itu dan 43%, APBN kita di tahun 1996 - 1997 itu dari sektor migas ini puncaknya," ungkap Bahlil.

Adapun saat ini, kata Bahlil, lifting minyak Indonesia berada di level 610 ribu barel per hari. Kondisi ini berbalik 100% dari tahun 1996 - 1997.
"Jadi impor kita 1 juta barel, ini lah gara-gara ini geopolitik akhirnya kena kita di sini. Makanya waktu terjadi ketegangan politik sering terjadi Alhamdulilah bapak Presiden punya inisiasi bahwa ada ketegangan politik kita lakukan road show ke AS ke Timur Tengah untuk mengantisipasi ini," tegas Bahlil.

(pgr/pgr) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kupas Strategi Mitigasi demi Ketahanan Energi di Tengah Gejolak Global


Most Popular
Features