FOTO Internasional

Potret Warga Prancis Panic Buying Kipas Angin, Antre Panjang di Toko

Reuters, CNBC Indonesia
Selasa, 23/06/2026 22:10 WIB

Gelombang panas ekstrem di Prancis memicu warga berburu kipas angin dan pendingin udara. Suhu diperkirakan mencapai 42 derajat Celsius.

1/5 Orang-orang mengantre untuk membeli kipas angin berdiri dan pelembap udara di cabang toko elektronik dan peralatan rumah tangga Darty di Paris saat suhu meningkat di Paris selama gelombang panas yang melanda sebagian besar Prancis, 23 Juni 2026. (REUTERS/Abdul Saboor)

Orang-orang mengantre untuk membeli kipas angin berdiri dan pelembap udara di cabang toko elektronik dan peralatan rumah tangga Darty di Paris saat suhu meningkat di Paris selama gelombang panas yang melanda sebagian besar Prancis, Selasa (23/6/2026). (REUTERS/Abdul Saboor)

2/5 Orang-orang mengantre untuk membeli kipas angin berdiri dan pelembap udara di cabang toko elektronik dan peralatan rumah tangga Darty di Paris saat suhu meningkat di Paris selama gelombang panas yang melanda sebagian besar Prancis, 23 Juni 2026. (REUTERS/Abdul Saboor)

Warga Prancis terlihat berburu kipas angin untuk mengurangi teriknya suhu di tengah gelombang panas yang semakin meluas. Prancis tengah menghadapi cuaca ekstrem setelah badan meteorologi nasional, Météo-France, memperpanjang peringatan panas hingga Selasa. Otoritas cuaca juga meningkatkan jumlah wilayah yang berada dalam status kewaspadaan tertinggi dari 49 menjadi 54 departemen dari total 101 yang ada di seluruh negeri. (REUTERS/Abdul Saboor)

3/5 Orang-orang mengantre untuk membeli kipas angin berdiri dan pelembap udara di cabang toko elektronik dan peralatan rumah tangga Darty di Paris saat suhu meningkat di Paris selama gelombang panas yang melanda sebagian besar Prancis, 23 Juni 2026. (REUTERS/Abdul Saboor)

Dampak cuaca panas yang tidak biasa ini mulai dirasakan di berbagai sektor. Ribuan sekolah di seluruh Prancis terpaksa ditutup atau mengubah jadwal kegiatan belajar mengajar guna melindungi siswa dan tenaga pengajar dari risiko suhu tinggi yang berbahaya. (REUTERS/Abdul Saboor)

4/5 Orang-orang mengantre untuk membeli kipas angin berdiri dan pelembap udara di cabang toko elektronik dan peralatan rumah tangga Darty di Paris saat suhu meningkat di Paris selama gelombang panas yang melanda sebagian besar Prancis, 23 Juni 2026. (REUTERS/Abdul Saboor)

Di wilayah barat daya Prancis, suhu di kota Bordeaux diperkirakan menembus 42 derajat Celsius pada Senin, sementara ibu kota Paris diprediksi mencapai 38 derajat Celsius. Kondisi tersebut menjadikan sejumlah wilayah di negara itu berada jauh di atas rata-rata suhu normal untuk periode yang sama. (REUTERS/Abdul Saboor)

5/5 Orang-orang mengantre untuk membeli kipas angin berdiri dan pelembap udara di cabang toko elektronik dan peralatan rumah tangga Darty di Paris saat suhu meningkat di Paris selama gelombang panas yang melanda sebagian besar Prancis, 23 Juni 2026. (REUTERS/Abdul Saboor)

Fenomena panas ekstrem ini terjadi di tengah tren pemanasan yang semakin mengkhawatirkan di Eropa. Laporan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) yang dirilis pada April lalu menyebutkan bahwa Eropa mengalami pemanasan dengan laju lebih dari dua kali lipat rata-rata global, menjadikannya salah satu kawasan yang paling rentan terhadap perubahan iklim. (REUTERS/Stephane Mahe)

Add as a preferred
source on Google