Video: Zulhas Sebut Koperasi Desa Bukan Supermarket, Ini Fungsinya!
Jakarta, CNBC Indonesia- Menko Pangan, Zulkifli Hasan memastikan program unggulan dalam pemerintahan Presiden Prabowo sebagai wujud dari keberpihakan negara terhadap masyarakat Indonesia.
Dimana program Swasembada Pangan merupakan bentuk keberpihakan kepada rakyat yang dilakukan melalui pemberdayaan petani yang didorong kesejahteraanya. Hal ini juga dilakukan melalui program 2.000 Kampung Nelayan Merah Putih yang mendorong produktivitas nelayan lewat pembangunan 40.000 bioflok atau sistem budidaya ikan yang mengandalkan mikroorganisme dalam proses pakan dan pengolahan limbah pakan.
Melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan memasok bahan makanan MBG dari desa setempat bekerjasama dengan Kopdes dan Bumdes sehingga bisa menyerap produksi pangan desa.
Khusus Kopdes Merah Putih ditargetkan dibangun 80 Ribu namun pada masa awal dibangun 40 ribu unit dan ditargetkan selesai September 2025 dan optimalisasi fungsinya dipastikan tidak seperti supermarket. Salah satu tugas Kopdes adalah penyaluran bansos agar tepat sasaran, penyaluran pupuk subsidi dan gas subsidi hingga penyaluran kredit murah bagi masyarakat desa.
Zulhas juga menyebutkan pentingnya PSEL (Pengolahan Sampah Energi Listrik) untuk mengubah sampah menjadi sumber listrik hijau sekaligus mengatasi persoalan sampah yang turut berdampak pada sektor pangan.
Oleh karena itu melalui pemangkasan hambatan regulasi yang mengganjal selama 11 tahun sehingga ditargetkan pada 2027-2028 bisa berjalan di 72 lokasi.
Selengkapnya simak dialog Crysania Suhartanto dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dalam Economic Update, CNBC Indonesia (Rabu, 24/06/2026)
Add
source on Google