MARKET DATA

Ini 2 PLTU yang Sempat Bermasalah Hingga Picu Pemadaman Bergilir

Verda Nano Setiawan,  CNBC Indonesia
22 June 2026 17:32
A pile of coal is seen at a warehouse of the Trypillian thermal power plant, owned by Ukrainian state-run energy company Centrenergo, in Kiev region, Ukraine November 23, 2017. Picture taken November 23, 2017. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Foto: REUTERS/Valentyn Ogirenko

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan dua pembangkit listrik yang sempat mengalami gangguan dan berkontribusi terhadap terjadinya pemadaman bergilir di sejumlah wilayah Pulau Jawa dalam beberapa waktu terakhir.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan, dua pembangkit yang dimaksud adalah PLTU Cilacap Unit 1 berkapasitas 300 MW dan PLTU Cilacap Unit 4 atau 3A berkapasitas 1.000 MW.

"PLTU Cilacap 1 sama PLTU Cilacap 4. Gitu, Insya Allah udah enggak ada masalah kira-kira," kata Tri saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Menurut Tri, gangguan yang terjadi pada kedua pembangkit tersebut lebih disebabkan oleh faktor pemeliharaan (maintenance), sehingga sempat memengaruhi operasional pembangkit.

Tri menegaskan, pihaknya selama ini melakukan monitoring secara berkala terkait pengawasan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik. Hanya saja, pelaksanaan kontrak pengadaan menjadi kewenangan dari perusahaan yang bersangkutan.

"Monitoring kita ada, tapi kontraknya terhadap yang kontraknya kan kita belum tahu. Tapi sekarang udah ada inilah, mudah-mudahan udah ada perbaikan. Tata kelolanya udah mulai perbaikan dari PLN," ujar Tri.

Ia menjelaskan, pemerintah telah menugaskan perusahaan tambang batu bara untuk memenuhi kewajiban Domestic Market Obligation (DMO) sebesar 191 juta ton. Sementara kebutuhan batu bara PLN untuk pembangkit listrik nasional berada pada kisaran 152 juta hingga 154 juta ton per tahun.

"Nah kebutuhan PLN kan 152-154 juta ton. Nah kan sebetulnya ada space ya, nah itu kan terus tindak lanjutnya oleh kontraknya PLN. Nah kontraknya PLN itu sudah 134 sebetulnya. Nah terkait dengan scheduling kan bukan di Minerba, gitu. Tapi mudah-mudahan ke depan ini pelajaran yang berharga," kata Tri.

Sebelumnya, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengungkapkan bahwa kondisi sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa, mulai menunjukkan perbaikan setelah sempat terjadi pemadaman bergilir di sejumlah wilayah pada pekan lalu.

Hal ini dia ungkapkan saat hendak menghadap Presiden Prabowo di Istana. Menurutnya sejak hari Minggu, kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai membaik.

"Bahwa pemadaman bergilir yang terjadi minggu lalu di Pulau Jawa, mulai kemarin hari Minggu, kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai membaik, dan pemadaman bergilir berhasil diminimalisir. Kami ingin mohon maaf kepada masyarakat karena ketidaknyamanan dengan terjadinya pemadaman bergilir tersebut," ucap Darmawan di Istana Negara, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Ia menjelaskan pasokan energi primer yang sesuai dengan spesifikasi kebutuhan pembangkit, baik milik PLN maupun pembangkit swasta atau Independent Power Producer (IPP) mulai kembali mengalir sehingga memperkuat ketahanan sistem kelistrikan di Pulau Jaw

Selain itu, dua pembangkit besar milik mitra PLN yang sebelumnya mengalami gangguan teknis dan keluar dari sistem kini terus dalam proses pemulihan. Salah satu pembangkit telah berhasil diperbaiki dan kembali tersinkronisasi dengan sistem kelistrikan Jawa pada Minggu malam.

"Dan ada kabar yang baik tadi malam, satu pembangkit besar berhasil dipulihkan dan sinkron dengan sistem kelistrikan di Pulau Jawa dan mulai memasok listrik untuk sistem di Pulau Jawa," ujarnya.

Darmawan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Kementerian ESDM dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia atas dukungan, arahan, dan koordinasi yang diberikan selama proses pemulihan sistem kelistrikan berlangsung.

"Kami juga melakukan perbaikan tata kelola rantai pasok energi primer dan juga melakukan penguatan pada pembangkit, baik itu milik PLN maupun milik mitra kami yaitu Independent Power Producer. Kami melakukan upaya all out, 24 jam 7 hari seminggu, baik itu dalam melakukan monitoring, memetakan seluruh upaya kami agar perbaikan keandalan sistem listrik di Jawa ini bisa terus terjaga dan bahkan ditingkatkan," kata dia.

(wia) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article ESDM & PLN Gelar Rapat Bahas Kondisi Terkini Kelistrikan RI


Most Popular
Features