Internasional

Los Angeles Mendadak Tetapkan Status Darurat, Ada Apa?

Fergi Nadira, CNBC Indonesia
Minggu, 21/06/2026 12:16 WIB
Foto: Kepulan asap besar terlihat dari kebakaran gudang di Los Angeles, Kamis (18/6/2026). (via Reuters TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kota Los Angeles, Amerika Serikat, menetapkan status darurat setelah kebakaran besar yang melanda sebuah gudang penyimpanan makanan beku terus berkobar selama beberapa hari dan menyelimuti kota dengan asap hitam pekat berbau menyengat.

Wali Kota Los Angeles, Karen Bass mengatakan, kebakaran tersebut merupakan insiden besar yang melibatkan berbagai lembaga dan yurisdiksi.

"Ini adalah insiden besar yang melibatkan banyak yurisdiksi," kata Bass dalam sebuah pernyataan dikutip dari Channel News Asia, Minggu (21/6/2026).


Ia menekankan, penetapan status darurat dilakukan untuk memastikan pemerintah kota memiliki sumber daya yang cukup guna menangani situasi tersebut.

Kebakaran pertama kali terjadi pada Rabu sore di sebuah gudang makanan beku seluas sekitar 46.400 meter persegi atau setara 500.000 kaki persegi. Proses pemadaman menjadi lebih rumit karena adanya material isolasi busa yang terbakar, dugaan kebocoran amonia, serta panel surya yang meleleh akibat panas.

Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles menyebut bau asap kini telah menyebar ke sebagian besar wilayah kota.

"Bau asap telah mencapai sebagian besar kota dan kami mendorong masyarakat untuk membatasi paparan sesedikit mungkin," tulis dinas pemadam kebakaran dalam unggahan di media sosial.

Meski api berhasil dikendalikan agar tidak menyebar keluar gudang, kobaran masih terus berlangsung. Asap yang dihasilkan disebut memiliki aroma mirip plastik yang terbakar.

Pada awal kejadian, warga di sekitar kawasan Boyle Heights, Los Angeles Timur, diminta tetap berada di dalam rumah, menutup jendela, dan menghindari menghirup udara luar. Pemerintah juga membuka pusat bantuan yang beroperasi 24 jam bagi warga yang tidak dapat menghindari paparan asap.

Namun, otoritas kemudian mencabut imbauan tersebut setelah menyatakan asap yang muncul tidak bersifat beracun dan tidak berbeda dengan asap dari kebakaran bangunan pada umumnya.

Meski demikian, otoritas kualitas udara tetap mengeluarkan peringatan agar masyarakat di wilayah terdampak mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Anggota Dewan Kota Los Angeles, Ysabel Jurado, menyuarakan kekhawatiran terkait dampak kesehatan jangka panjang bagi warga Boyle Heights.

"Warga telah mengalami berhari-hari paparan asap, perintah berlindung di tempat, gangguan terhadap aktivitas sehari-hari, dan masih banyak pertanyaan mengenai dampaknya terhadap kesehatan dan kesejahteraan mereka," ujar Jurado dalam pernyataannya.

Hingga Sabtu waktu setempat, petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan sisa kobaran api di gudang tersebut.

 


(luc/luc) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Mendagri Minta Kepala Daerah Beri Insentif Fiskal Untuk EV