Bandara Internasional Minangkabau Dipercantik & Angkat Kearifan Lokal

rahajeng kusumo, CNBC Indonesia
Sabtu, 20/06/2026 10:01 WIB
Foto: Bandara Internasional Minangkabau (Dok Injourney Airports)

Padang, CNBC Indonesia - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau (BIM) tengah menjalankan program beautifikasi dan revitalisasi terminal penumpang pesawat untuk meningkatkan standar pelayanan dan kenyamanan pengguna jasa bandara.

Langkah strategis ini juga bertujuan memperkuat identitas Sumatra Barat di Bandara Internasional Minangkabau sebagai pintu gerbang utama wisatawan. Program beautifikasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pembaruan estetika interior, penataan area komersial, hingga peningkatan fasilitas di dalam terminal.

General Manager Bandara Internasional Minangkabau Dony Subardono mengatakan, program beautifikasi ini merupakan komitmen untuk memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi setiap penumpang pesawat termasuk wisatawan yang berkunjung ke Ranah Minang.


"Kami ingin Bandara Internasional Minangkabau tidak hanya tempat naik dan turun dari pesawat saja, tetapi juga menjadi etalase budaya yang ramah, modern, dan membanggakan bagi masyarakat Sumatra Barat," ungkapnya kepada media, Jumat (19/6/2026).

Dony melanjutkan, mengatakan program beautifikasi ini memiliki 4 fokus utama. Pertama, sentuhan budaya Minangkabau yang modern di mana dilakukan transformasi visual interior dengan perpaduan arsitektur modern dan motif tradisional Minangkabau seperti ukiran Kaluak Paku dan Pucuak Rebung.

General Manager Bandara Internasional Minangkabau Dony Subardono (Dok Injourney Airports)

Kedua, peningkatan fasilitas dan kenyamanan melalui peremajaan area tunggu (boarding lounge), optimalisasi ambience, serta peningkatan fasilitas toilet untuk memenuhi standar global serta ramah disabilitas.

Ketiga, penataan alur penumpang (flow management) dengan menata ulang tata letak area check-in dan komersial untuk menciptakan pergerakan penumpang yang lebih lancar, luas dan bebas hambatan (seamless).

Keempat, tersedianya area hijau di dalam terminal (indoor greenery) dengan menambahkan elemen lanskap hijau di titik-titik strategis sehingga membawa nuansa asri, sejuk dan menenangkan bagi penumpang pesawat.

Lebih lanjut, menurutnya Bandara Internasional Minangkabau juga ingin memberikan customer experience yang dapat dirasakan 5 panca indera. Pengalaman itu diwujudkan melalui unsur visual (sight) dengan menampilkan budaya Minangkabau, unsur sentuhan (touch) melalui penggunaan pakaian adat pada setiap event, unsur suara (sound) dengan penampilan live musik daerah di terminal.

Kemudian unsur cita rasa (taste) dengan tenant yang menyajikan kuliner Sumatra Barat dan desain tenant berkonsep Rumah Gadang, serta unsur aroma (smell) dengan penggunaan wewangian khusus di area terminal.

Operasional Bandara Tetap Berjalan Normal

Meski tengah melalui tahapan beautifikasi, Dony memastikan prosesnya dikelola secara ketat sehingga tidak mengganggu operasional penerbangan maupun kenyamanan penumpang. Area kerja fisik disekat dengan rapi, dan pengerjaan berat dilakukan pada saat  (jam sepi penerbangan) atau malam hari.

Pihak manajemen menginformasikan bahwa terdapat sedikit perubahan alur serta pengerjaan di beberapa titik yang mungkin dapat menimbulkan ketidaknyamanan selama masa beautifikasi yang tahap awal direncanakan rampung pada awal Kuartal III-2026 dan secara keseluruhan pada Kuartal IV-2026.

Setelah beautifikasi, Bandara Internasional Minangkabau hadir dengan wajah lebih segar untuk siap menyambut pertumbuhan arus wisatawan dan mendukung kemajuan sektor ekonomi serta pariwisata di Sumatra Barat secara berkelanjutan.


(rah/rah) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: "Panas-Dingin" Harga Minyak, Apa Efeknya ke Subsidi Energi?


Related Articles