Perang Saudara Meletus! Bandara Diserbu-11 Tentara Tewas
Jakarta, CNBC Indonesia - Kelompok pria bersenjata dilaporkan meluncurkan serangan mematikan ke bandara utama di ibu kota Niger, Niamey, pada Kamis (18/6/2026) dini hari. Insiden baku tembak sengit di area objek vital tersebut menyebabkan sedikitnya 11 tentara dan dua warga sipil tewas di tempat.
Mengutip The Associated Press, Kementerian Pertahanan Niger menyatakan bahwa aksi teror tersebut berhasil digagalkan setelah petugas melumpuhkan 22 orang dari kelompok penyerang. Pihak berwenang juga bergerak cepat dengan menangkap 20 orang tersangka serta menyita sejumlah besar senjata dan amunisi di sekitar lokasi kejadian.
"Aparat keamanan langsung memperketat penjagaan dan memeriksa setiap warga di sepanjang jalan menuju bandara setelah situasi berhasil dikendalikan," tulis rilis resmi pemerintah setempat menyusul laporan saksi mata yang mendengar rentetan suara tembakan dan ledakan keras.
Beberapa jam pasca-insiden berdarah tersebut, Badan Penerbangan Sipil Nasional Niger mengumumkan bahwa operasional penerbangan di bandara telah kembali berjalan dengan normal. Negara Niger yang dipimpin oleh junta militer sejak kudeta tahun 2023 memang terus berjuang keras guna membendung gelombang kekerasan kelompok jihadis di wilayah Sahel Afrika.
Tragedi ini tercatat sebagai serangan kedua yang menyasar Bandara Internasional Diori Hamani sepanjang tahun ini, setelah kelompok ISIS mengeklaim bertanggung jawab atas serangan serupa pada Januari lalu. Fasilitas penerbangan ini merupakan hub strategis yang menampung pangkalan angkatan udara Niger serta markas besar pasukan militer gabungan tiga negara.
"Simbolisme bandara sebagai markas besar Aliansi Negara-Negara Sahel (AES) akan terus mendorong niat para militan untuk menjadikannya sebagai target utama," kata Beverly Ochieng, analis keamanan senior di Control Risks mengenai alasan tingginya ancaman teror di objek tersebut.
(tps/luc) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]