Begini Kondisi Terbaru Hotel Sultan Usai Dieksekusi & Dikuasai Negara
Jakarta, CNBC Indonesia - Pelaksanaan eksekusi pengosongan Hotel Sultan, Jakarta, telah berlangsung Kamis (18/6/2026) kemarin dan sempat terjadi kericuhan. Hari ini usai diambil alih negara, suasana Hotel Sultan tampak lebih lengang. Sejumlah pagar untuk akses masuk menuju bangunan tersebut digembok.
Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia pada Jumat (19/6/2026), tim kepolisian mendirikan tenda cokelat tepat di depan Hotel Sultan. Terdapat beberapa spanduk dan plang penanda di sejumlah titik yang menjelaskan bahwa tanah dan bangunan Hotel Sultan sekarang dimiliki oleh Negara.
Berikutnya, jalan menuju lobby Hotel Sultan masih dibuka dan terlihat banyak aparat kepolisian yang menjaga kawasan tersebut. Sejumlah personel TNI juga terlihat mendirikan tenda di area Parkir Timur Senayan guna menjaga bangunan Hotel Sultan selama proses eksekusi pengosongan berlangsung.
Penampakan Hotel Sultan H+1 usai diambil alih negara, Jumat (19/6/2026). (CNBC Indonesia/Elga Nurmutia) Foto: Penampakan Hotel Sultan H+1 usai diambil alih negara, Jumat (19/6/2026). (CNBC Indonesia/Elga Nurmutia) |
Di samping itu, petugas dari Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) tampak membersihkan sampah-sampah lepasan sisa kericuhan kemarin di kawasan Hotel Sultan. Salah satu petugas kebersihan dari PPKGBK mengaku mendapat arahan untuk membersihkan seluruh sampah-sampah plastik maupun sampah lainnya yang berserakan di bagian luar Hotel Sultan.
"Kalau kita sih cuma disuruh bersihin sampah-sampah lepasan kaya botol plastik gini sisa kemarin," ungkap dia kepada CNBC Indonesia, Jumat (19/6/2026).
Beberapa petugas lainnya juga terlihat mengemas sampah ke dalam trashbag dan diangkut secara bergiliran. Sementara itu, tim PPKGBK mulai masuk ke dalam Hotel Sultan namun belum memberikan informasi lebih lanjut.
(wur) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]
