Internasional

Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus Penumpang, 9 Orang Tewas

tps, CNBC Indonesia
Rabu, 17/06/2026 14:35 WIB
Foto: Ilustrasi rel kereta api. (Dok. Pexels)

Jakarta, CNBC Indonesia - Insiden kecelakaan maut dilaporkan kembali mengguncang wilayah selatan Zimbabwe setelah sebuah kereta barang menghantam bus penumpang di sebuah perlintasan sebidang pada Selasa (16/6/2026). Tragedi berdarah ini menambah panjang daftar kelam kecelakaan transportasi publik yang mematikan di benua Afrika.

Otoritas kepolisian dan perkeretaapian setempat mengonfirmasi bahwa kecelakaan parah tersebut menewaskan sedikitnya sembilan orang di lokasi kejadian, termasuk dua di antaranya adalah anak-anak. Tabrakan hebat ini tepatnya terjadi di perlintasan kereta wilayah Triangle, sebuah kota kecil penghasil gula yang terletak di bagian selatan negara itu.

Juru Bicara Perusahaan Kereta Api Nasional Zimbabwe (NRZ), Andrew Kanambura, menegaskan dalam rilis resminya bahwa kecelakaan maut ini dipicu oleh kecerobohan fatal dari pengemudi bus. Sopir kendaraan umum tersebut dilaporkan melanggar regulasi keselamatan perkeretaapian karena tidak menghentikan kendaraannya untuk memastikan situasi aman sebelum nekat menyeberangi jalur rel.


Dampak hantaman keras dari lokomotif barang tersebut membuat bodi bus ringsek parah dan hancur di sisi samping jalur kereta api. Serpihan logam yang bengkok serta puing-puing kaca yang hancur dilaporkan berserakan di sekitar tanah di mana para korban yang terluka langsung dilarikan ke fasilitas medis terdekat.

"Setidaknya 25 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat hantaman tersebut dan telah dievakuasi ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan medis darurat," ujar Kanambura mengenai kondisi penanganan para korban selamat di lapangan.

Tragedi tabrakan massal ini terjadi kurang dari sepekan setelah sebuah minibus yang mengangkut anak-anak sekolah terbakar hebat di wilayah tengah Zimbabwe hingga menewaskan tujuh orang. Selain itu, pada bulan lalu tercatat ada sedikitnya 10 orang yang tewas dalam insiden tabrakan serupa antara bus penumpang dan truk pengangkut barang.

Kasus kecelakaan jalan raya memang menjadi fenomena mengerikan yang sangat umum terjadi di Zimbabwe akibat buruknya infrastruktur dan rendahnya tingkat disiplin berkendara. Berdasarkan data berkala dari lembaga keselamatan jalan raya nasional, kecelakaan lalu lintas di negara tersebut dilaporkan terjadi setiap 15 menit sekali.

"Rata-rata lima orang tewas dan 38 orang terluka setiap harinya akibat kecelakaan lalu lintas di negara ini, di mana otoritas berwenang menyatakan faktor kesalahan manusia menyumbang 94% dari total kasus kecelakaan," tulis laporan resmi lembaga keselamatan jalan Zimbabwe mengenai bobroknya sistem transportasi darat setempat.

Secara global, wilayah Afrika tercatat sebagai benua dengan tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas tertinggi di dunia, meskipun wilayah ini hanya menyumbang sekitar 3% dari total populasi kendaraan global dunia menurut data Komisi Ekonomi PBB untuk Afrika (UNECA). Armada bus umum serta kendaraan transportasi massal lainnya dilaporkan menjadi penyumbang terbesar dalam setiap insiden tabrakan besar yang merenggut nyawa warga sipil.


(tps/luc) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: AHY Targetkan Normalisasi Jalur Bekasi-Cikarang Selesai Malam