Hore! Tiket Penyeberangan Merak-Bakauheni Didiskon, Catat Tanggalnya

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Senin, 15/06/2026 14:35 WIB
Foto: Foto udara menujukan kendaraan roda empat antre menaiki kapal di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, (28/3/2025). Kepadatan Pelabuhan Merak berangsur terurai pada H-3 Lebaran. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakart, CNBC Indonesia - Periode libur sekolah bakal berlangsung dalam satu pekan ke depan, yakni umumnya mulai dari 22 Juni-13 Juli 226. Meski, sejumlah sekolah juga sudah mulai masuk periode libur panjang ini alias libur Tahun Ajaran baru. , momen ini diperkirakan akan mendorong peningkatan mobilitas masyarakat. Pemerintah pun memberikan insentif tarif bagi pengguna jasa penyeberangan.

Potongan tarif diberikan melalui penghapusan tarif jasa pelabuhan sebesar 100% atau setara rata-rata 21,9% dari total harga tiket penyeberangan. Program diskon tersebut berlaku untuk penumpang pejalan kaki, kendaraan Golongan II, serta kendaraan Golongan IVA di tujuh lintasan penyeberangan, termasuk lintasan Merak-Bakauheni untuk layanan reguler maupun ekspres.

"Pembelian tiket dengan tarif diskon telah dibuka sejak 6 Juni 2026 untuk periode perjalanan 20 Juni hingga 5 Juli 2026," kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).


Berikut daftar layanan penyeberangan yang tiketnya didiskon:

- layanan ekspres lintasan Merak-Bakauheni, tarif penumpang turun dari Rp84.800 menjadi Rp44.000

- tarif kendaraan Golongan II berkurang dari Rp129.677 menjadi Rp83.616

- kendaraan Golongan IVA dari Rp749.128 menjadi Rp550.937 atau berkurang sekitar Rp200 ribu

- layanan reguler, tarif penumpang turun dari Rp22.700 menjadi Rp18.100

- tarif kendaraan Golongan II berkurang dari Rp62.100 menjadi Rp46.400

- Golongan IVA turun dari Rp481.800 menjadi Rp431.200.

Operator juga mengingatkan calon penumpang untuk memanfaatkan pembelian online Ferizy sebagai kanal resmi pembelian tiket. Pasalnya pembelian tiket sudah tidak bisa dilakukan di pelabuhan. Pengguna jasa diminta merencanakan perjalanan lebih awal serta memastikan data identitas dan dokumen kendaraan yang dimasukkan saat pemesanan telah sesuai agar proses verifikasi di pelabuhan berjalan lebih cepat.

"Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal agar memperoleh jadwal keberangkatan yang sesuai kebutuhan. Pastikan seluruh data yang diinput saat pemesanan tiket telah sesuai dengan identitas diri dan dokumen kendaraan yang berlaku sehingga proses perjalanan dapat berlangsung lebih lancar," tambah Windy.

Mengenai aspek keselamatan pelayaran menjelang lonjakan penumpang selama masa liburan, salah satu upaya yang dilakukan adalah pelaksanaan uji petik kelaiklautan kapal yang digelar Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan bersama Marine Inspector KSOP Kelas I Banten di Pelabuhan Merak pada 10-12 Juni 2026.

KMP Legundi menjadi salah satu kapal yang menjalani pemeriksaan dalam rangka memastikan kesiapan armada selama penyelenggaraan Angkutan Libur Sekolah 2026. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga standar keselamatan layanan penyeberangan.

"Kami mendukung penuh pelaksanaan uji petik kelaiklautan kapal. Keselamatan merupakan fondasi utama penyelenggaraan layanan penyeberangan dan seluruh rekomendasi yang diberikan akan kami tindak lanjuti secara cepat sesuai ketentuan yang berlaku," kata Windy.

Sebelumnya, Tim Direktorat Perkapalan dan Kepelautan bersama Marine Inspector dari KSOP Kelas I Banten melakukan inspeksi terhadap lima kapal Ro-Ro yang melayani lintas Merak-Bakauheni, yaitu KMP Shanaya, KMP Wira Berlian, KMP Caitlyn 7, KMP Royce I, dan KMP Legundi.

Adapun aspek yang diperiksa meliputi validitas dokumen kapal dan awak kapal, kesiapan peralatan keselamatan, kelengkapan perangkat radio komunikasi dan navigasi, kondisi konstruksi dan mesin kapal, hingga implementasi sistem manajemen keselamatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Pemeriksaan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan kapal-kapal yang melayani masyarakat selama masa libur sekolah berada dalam kondisi laik laut dan siap beroperasi secara aman," ujar Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan, Samsuddin.

Menurutnya, periode libur sekolah identik dengan meningkatnya pergerakan masyarakat yang memanfaatkan transportasi laut. Oleh sebab itu, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menjaga standar keselamatan pelayaran dan memberikan layanan transportasi laut yang aman, selamat, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.

"Keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku dan kesiapan seluruh unsur operasional, masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan lancar," ujar Samsuddin.


(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Vdieo: Emas Perhiasan Vs Logam Mulia,Mana Yang Paling Dicari Warga RI?