08:18
Video: 80% Bahan Baku Impor, Bisnis Alkes Terancam Pelemahan Rupiah
Jakarta, CNBC Indonesia- Gangguan rantai pasok global imbas ketegangan geopolitik global yang turut mendorong pelemahan nilai tukar Rupiah menjadi tantangan bagi bisnis alat Kesehatan dan laboratorium.
Wakil Ketua Umum I Gakeslab Indonesia, Ary Gunawan menyebutkan 60-80% bahan baku industri Kesehatan RI berasal dari impor sehingga saat Rupiah melemah maka dampaknya akan sangat besar ke kinerja dan keberlangsungan bisnis.
Saat ini industry alkes masih mengandalkan stok lama namun jika kondisi ini berlanjut maka biaya produksi dan beban operasional akan meningkat. Akibatnya kenaikan Harga alkes hingga obat dan layanan laboratorium tidak dapat terhindarkan dan biara berobat akan ikut naik.
Pelaku usaha berharap dukungan pemerintah dalam pengembangan industri alkes dan diagnostik di dalam negeri yang mendorong Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sehingga dapat memacu kemajuan produk lokal. Salah satu faktor yang dibutuhkan untuk menggaet investasi dan teknologi dari luar negeri adalah kepastian regulasi dan iklim investasi yang stabil.
Seperti apa dampak pelemahan Rupiah ke industry alkes dan laboratorium? Selengkapnya simak dialog Serliana Salsabila dengan Wakil Ketua Umum I Gakeslab Indonesia, Ary Gunawan dalam Profit, CNBC Indonesia (Selasa, 11/06/2026)
Addsource on Google