Bahlil Dapat Perintah Prabowo, Harga BBM Pertalite Tidak Naik!
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya BBM subsidi seperti RON 92 Pertalite dan biosolar atau solar subsidi tidak ada kenaikan.
"Saya pikir itu. Untuk BBM subsidi dan LPG subsidi tidak ada kenaikan, itu perintah Bapak Presiden," terang Bahlil dalam acara Pembukaan Munas HIPMI XVIII di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026).
Namun sayangnya Bahlil tidak mengomentari kenaikan harga BBM non subsidi, seperti halnya BBM RON 92 Pertamax dan juga Pertamax Green 95 pada 10 Juni 2026 ini.
Sementara itu, di sisi lain, di depan Presiden RI Prabowo Subianto, Bahlil juga menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program yang sangat bagus.
"MBG itulah Makanan Bergizi... apa? Kamu jangan bilang Bahlil Ganteng lagi, aduh kacau sekali. Program ini adalah program yang harus kita wujudkan sebagai mantan anak orang susah yang pernah busung lapar, saya katakan bahwa program Makanan Bergizi Gratis inilah program mulia. Kalau ada kekurangan, ya sama-sama kita sempurnakan. Tidak usah kita saling menyalahkan," terang Bahlil.
Sebagaimana diketahui, pada hari ini, badan usaha penyedia BBM baik PT Pertamina (Persero) maupun badan usaha swasta lainnya kompak menaikkan harga produk BBMnya. Contohnya harga BBM Pertamina di DKI Jakarta, di mana harga Pertamax naik dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter. Adapun Pertamax Green 95 naik dari Rp 12.900 per liter menjadi Rp 17.000 per liter. Adapun untuk BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar Subsidi masih tetap.
Sementara itu, untuk SPBU BP-AKR juga mengalami kenaikan, di mana harga BP 92 menjadi Rp16.670 per liter naik dari yang sebelumnya Rp 12.390 per liter. Kemudian untuk produk BP Ultimate naik menjadi Rp 17.240 per liter dari yang sebelumnya Rp 12.930 per liter.
(pgr/pgr) Add
source on Google