Foto Internasional

Detik-Detik Pipa Gas Meledak di Tengah Kota, Api Berkobar Tinggi 15 M

Reuters, Pool, CNBC Indonesia
Rabu, 10/06/2026 09:20 WIB

Setidaknya tiga ledakan terjadi di pipa gas di Republik Dagestan, Rusia selatan, Selasa waktu setempat. Api berkobar tinggi hingga 15 meter.

1/5 Kebakaran pada pipa gas di kota Kizilyurt di wilayah Dagestan, Rusia, Selasa (9/6/2026). (Kizilyurt Regional Administration/Handout via REUTERS)

Setidaknya tiga ledakan terjadi di pipa gas di Republik Dagestan, Rusia selatan, Selasa waktu setempat. Peristiwa ini menyebabkan kebakaran besar di lokasi tersebut dan mendorong evakuasi lebih dari 140 penduduk dari daerah tersebut. (Kizilyurt Regional Administration/Handout via REUTERS)

2/5 Kebakaran pada pipa gas di kota Kizilyurt di wilayah Dagestan, Rusia, Selasa (9/6/2026). (Kizilyurt Regional Administration/Handout via REUTERS)

Mengutip laman Rusia, RT, insiden tersebut terjadi di kawasan industri kota Kyzylyurt. Api yang menyembur dari pipa yang pecah mencapai ketinggian hingga 15 meter. (Tangkapan Layar Video/REUTERS)

3/5 Kebakaran pada pipa gas di kota Kizilyurt di wilayah Dagestan, Rusia, Selasa (9/6/2026). (Kizilyurt Regional Administration/Handout via REUTERS)

"Penilaian awal menunjukkan bahwa ledakan dan kebakaran tersebut tidak menyebabkan korban jiwa," kata kepala sementara Dagestan, Fedor Schukin.(Tangkapan Layar Video/REUTERS)

4/5 Kebakaran pada pipa gas di kota Kizilyurt di wilayah Dagestan, Rusia, Selasa (9/6/2026). (Kizilyurt Regional Administration/Handout via REUTERS)

Pasokan gas segera dimatikan, dengan api yang dipicu oleh sisa gas di bagian pipa yang rusak, kata layanan darurat setempat. Sekitar 1.400 orang telah dievakuasi dari sekitar 250 rumah yang terletak di sekitar lokasi yang terdampak. (Tangkapan Layar Video/Sosial Media)

5/5 Kebakaran pada pipa gas di kota Kizilyurt di wilayah Dagestan, Rusia, Selasa (9/6/2026). (Kizilyurt Regional Administration/Handout via REUTERS)

Menurut pihak berwenang, sebagian jalur pipa sepanjang 50 km (31 mil) masih ditutup. Evaluasi awal menunjukkan bahwa insiden tersebut dipicu oleh "penurunan tekanan" pada jalur pipa.(Tangkapan Layar Video/REUTERS)

Add as a preferred
source on Google