Luhut Bilang Bansos RI Bakal Full Tunai, Bisa Capai Rp5,4 Juta/Orang

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Rabu, 10/06/2026 08:25 WIB
Foto: Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan saat menyampaikan keterangan kepada media usai melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/6/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat miskin atau tidak mampu akan disalurkan sepenuhnya dalam bentuk uang dengan skema direct cash transfer. Dia memastikan tidak ada lagi pembagian bansos dalam bentuk barang.

Menurut Luhut, nantinya setiap penerima manfaat bansos dapat menerima direct cash transfer hingga mencapai Rp 5,4 juta per orang. Para penerima ini nantinya akan disaring dan dikelompokkan dengan menggunakan sistem berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).


"Saya melihat nanti subsidi tidak akan lagi ke barang. Subsidi akan langsung kepada yang menerima karena rata-rata kita kumpulkan semua bansos itu dengan cash transfer dan seterusnya, ada Rp 5,4 juta per orang. Ini nanti akan dikelompokkan dengan AI," ujar Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa malam (9/6/2026).

Adapun, pilot project dari model penyaluran bansos dengan data yang diseleksi berbasis AI dan digital ini telah diterapkan di Banyuwangi, Jawa Timur. Pilot project berjalan sukses dan kini tengah diperkenalkan di 42 kabupaten dan kota.

"Kita belajar dari model ini nanti kalau 42 ini sukses, Oktober tahun ini akan roll out nasional seluruh 514 kabupaten dan kota, dan kemudian presiden kami lapori," kata Luhut.

Dia yakin sistem ini akan memberikan penghematan anggaran negara hingga puluhan bahkan ratusan miliar ke depannya.

Kemudian akhir tahun ini, ia menyebut pemerintah akan meluncurkan identitas data tunggal atau Digital Single ID yang terintegrasi.

"Mungkin akhir tahun ini akan ada Digital Single ID yang mengakibatkan semua bansos atau direct cash transfer itu akan targeted. Jadi akan sesuai dan itu akan menghemat angka cukup besar," tegas Luhut.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: AI Ubah Pasar Kerja, 'Fresh Grad' Kena Imbas!