MARKET DATA

Meski Ambil Margin, Bos Danantara Tegaskan DSI Bukan Calo Ekspor!

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
09 June 2026 14:26
Kepala BP BUMN Dony Oskaria meninjau langsung lokasi musibah kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026) dini hari. (Dok. Tim Media Dony Oskaria)
Foto: Kepala BP BUMN Dony Oskaria meninjau langsung lokasi musibah kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026) dini hari. (Dok. Tim Media Dony Oskaria)

Jakarta, CNBC Indonesia - Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria menegaskan, bahwa PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) bukan calo, meskipun perusahaan adalah Perantara Tunggal ekspor 3 komoditas strategis.

"Tidak pernah terpikirkan kita tiba-tiba menjadi calo harga 5, kemudian kita tambahin 5 lagi, kita jual 10, karena enggak laku dong. Sekarang sudah ada acuan harga internasionalnya kan," kata Dony saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, dikutip Selasa (9/6/2026).

Seperti diketahui, ketentuan mengenai DSI dalam mengambil margin tertuang dalam pasal 3 ayat (4) Peraturan Pemerintah (PP) nomor 24 tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis.

Aturan tersebut berbunyi, BUMN Ekspor dalam rangka pelaksanaan Ekspor Komoditas SDA Strategis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat menentukan margin dalam tingkat kewajaran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dony menegaskan, maksud dari aturan tersebut, pengambilan margin DSI hanya untuk biaya layanan operasionalnya. Dalam hal ini pihaknya memastikan seluruh dokumen ekspor dan harga jual sesuai ketentuan yang berlaku.

"Memastikan itulah yang ada servis, dan ini memastikan juga buat para pengusaha. Bahwa pengusahanya jadi punya legal standing ya kan, bahwa memang yang mereka ekspor itu sudah dipastikan baik itu harga maupun jumlahnya," jelasnya.

Dony menekankan, margin yang diambil bukan selisih dari harga jual komoditas SDA kepada perusahaan atau pembeli dari luar negeri. "Jadi harganya itu bukan margin, kemudian kita seolah-olah jadi calo ngambil margin itu bukan demikian," tegasnya.

Dony menambahkan, DSI akan beroperasi secara transparan dan akuntabel, sehingga semua pihak dan masyarakat bisa ikut mengawasi. "Dalam pelaksanaannya kami akan melakukan secara transparan, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan dan semua masyarakat Indonesia juga nanti tentu akan dapat mengamati, mencermati," tutupnya.

(pgr/pgr) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Ekspor Batu Bara Cs Lewat DSI, Danantara Pastikan Tak Ganggu Kontrak!


Most Popular
Features