FOTO Internasional

Alam Bukan Lahan Kosong! Potret Warga Demo Hutan Mau Jadi Lahan Parkir

Reuters, CNBC Indonesia
Selasa, 09/06/2026 17:45 WIB

Demonstrasi terjadi di Kenya Senin saat warga dan aktivis menentang rencana pembangunan sebagian kawasan Taman Nasional Nairobi menjadi lahan parkir.

1/6 Para aktivis lingkungan bubar setelah petugas polisi anti huru hara melemparkan tabung gas air mata ke arah mereka selama demonstrasi menentang pengarahan lahan Taman Nasional Nairobi dan rencana relokasi Panti Asuhan Hewan Nairobi di Nairobi, Kenya, 8 Juni 2026. (REUTERS/Monicah Mwangi)

Demonstrasi terjadi di Kenya Senin saat warga dan aktivis menentang rencana pembangunan sebagian kawasan Taman Nasional Nairobi menjadi lahan parkir. Dilansir Reuters, Selasa (9/6/2026), polisi Kenya menembakkan gas air mata dan menangkap sembilan orang saat aksi protes terjadi. (REUTERS/Monicah Mwangi)

2/6 Para aktivis lingkungan bubar setelah petugas polisi anti huru hara melemparkan tabung gas air mata ke arah mereka selama demonstrasi menentang pengarahan lahan Taman Nasional Nairobi dan rencana relokasi Panti Asuhan Hewan Nairobi di Nairobi, Kenya, 8 Juni 2026. (REUTERS/Monicah Mwangi)

Sekitar 250 orang berkumpul di luar gerbang utama taman nasional sambil membawa poster bertuliskan "Alam bukanlah lahan kosong". Mereka kemudian berbaris di sepanjang jalan dekat lokasi sebelum dibubarkan oleh aparat anti huru hara. (REUTERS/Thomas Mukoya)

3/6 Para aktivis lingkungan bubar setelah petugas polisi anti huru hara melemparkan tabung gas air mata ke arah mereka selama demonstrasi menentang pengarahan lahan Taman Nasional Nairobi dan rencana relokasi Panti Asuhan Hewan Nairobi di Nairobi, Kenya, 8 Juni 2026. (REUTERS/Monicah Mwangi)

Salah satu pendemo yang diamankan adalah mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) Kenya, David Maraga. Para demonstran menilai proyek yang direncanakan pemerintah berpotensi mengurangi luas salah satu kawasan konservasi paling terkenal di negara itu. (REUTERS/Monicah Mwangi)

4/6 Para aktivis lingkungan bubar setelah petugas polisi anti huru hara melemparkan tabung gas air mata ke arah mereka selama demonstrasi menentang pengarahan lahan Taman Nasional Nairobi dan rencana relokasi Panti Asuhan Hewan Nairobi di Nairobi, Kenya, 8 Juni 2026. (REUTERS/Monicah Mwangi)

Sebagian taman nasional hendak dijadikan area parkir. Pendemo menyebut ini bisa mengganggu kawasan lindung. Mereka juga mengkritik proses konsultasi publik yang dianggap tidak memadai serta penilaian dampak lingkungan yang dinilai kurang transparan. (REUTERS/Monicah Mwangi)

5/6 Para aktivis lingkungan bubar setelah petugas polisi anti huru hara melemparkan tabung gas air mata ke arah mereka selama demonstrasi menentang pengarahan lahan Taman Nasional Nairobi dan rencana relokasi Panti Asuhan Hewan Nairobi di Nairobi, Kenya, 8 Juni 2026. (REUTERS/Monicah Mwangi)

"Kami hanya di sini untuk mencoba menyuarakan pendapat kami. Ini adalah taman nasional, bukan tempat parkir nasional," kata salah satu pendemo, Njeri Mwangi.  (REUTERS/Thomas Mukoya)

6/6 Para aktivis lingkungan bubar setelah petugas polisi anti huru hara melemparkan tabung gas air mata ke arah mereka selama demonstrasi menentang pengarahan lahan Taman Nasional Nairobi dan rencana relokasi Panti Asuhan Hewan Nairobi di Nairobi, Kenya, 8 Juni 2026. (REUTERS/Monicah Mwangi)

Sementara itu, Kenya Wildlife Service menyatakan proyek parkir itu adalah bagian dari perluasan "Panti Asuhan Hewan Nairobi". Ini telah sesuai peraturan lingkungan yang berlaku dan bertujuan meningkatkan kesejahteraan satwa serta edukasi bagi pengunjung. (REUTERS/Thomas Mukoya)

Add as a preferred
source on Google