Istana Beberkan Alasan Prabowo Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Senin, 08/06/2026 18:47 WIB
Foto: Said Iqbal usai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan alasan Presiden Prabowo Subianto menunjuk Said Iqbal menjadi Penasihat Khusus bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Menurutnya ini berkaitan dengan janji yang disampaikan saat Presiden menghadiri perayaan May Day 2025 lalu di Monas.

Saat itu, Prabowo mengungkapkan rencana pembentukan Dewan Kesejahterahan Buruh Nasional (DKBN).


"kurang lebih satu tahun lalu di Mayday tahun 2025 ada kehendak untuk kita membentutk Dewan Kesejahterahan Buruh, namuns etelah kita coba pelajari, ada sesuatu hal yang kemudian kita merasa berkenaan dengan dengan segala sesuatu yang ingin dicapai dengan adanya dewan buruh tersebut bisa kita cari skema yang lain," kata Prasetyo, kepada wartawan, di Kompleks Istana Kepresidenan Senin (8/6/2026).

Untuk itu, lanjut Prasetyo, presiden memutuskan untuk mengangkat salah satu tokoh buruh menjadi penasihat di bidang ketenagakerjaan dan kesejahterahan buruh.

Prasetyo juga menjelaskan bahwa secara esensi adanya jabatan baru ini akan membuat komunikasi lebih cair dan intens dengan kelompok pekerja. Khususnya dalam hal memperjuangkan hak di tengah kondisi saat ini.

"Sekali lagi kita bersama-sama memperjuangkan apa yang selama ini diharapkan oleh kawan-kawan buruh, apalagi dalam situasi kondisi ekonomi yang sekarang ini," katanya.

Di sisi lain, Said Iqbal mengungkapkan alasan mau bergabung dengan Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya ini bagian dari upaya memperjuangkan hak dari pekerja.

Said Iqbal akan dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan di Istana Negara pukul 16.30 WIB.

Selain itu menurutnya, Presiden juga menunjukkan keberpihakan dari terhadap masyarakat kecil.

"Setelah didiskusikan di KSPI dan kawan kawan buruh kami memutuskan untuk berjuang melalui di dalam. Secara platform perjuangan, keberpihakan Presiden Prabowo dan kaum rakyat kecil mendorong kami untuk berikan masukan. Jadi menjaga keseimbangan," kata Said di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (8/6/2026).


(emy/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Isu Said Iqbal Masuk Kabinet Prabowo - Israel Serang Gaza