MARKET DATA

Ada Temuan Baru, Sumber Daya Emas Pani Naik Jadi 7,4 Juta Ons

Firda Dwi Muliawati,  CNBC Indonesia
08 June 2026 18:45
Tambang emas Pani di Gorontalo milik PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). (Dok. PANI)
Foto: Tambang emas Pani di Gorontalo milik PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). (Dok. PANI)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengungkapkan estimasi sumber daya mineral perdana (maiden Mineral Resource Estimate) untuk Prospek Kolokoa di Gorontalo, Sulawesi. Penemuan tersebut meningkatkan total sumber daya mineral emas di Tambang Emas Pani dari 7 juta ons menjadi 7,4 juta ons emas.

Presiden Direktur EMAS Boyke Poerbaya Abidin menjelaskan bahwa penetapan sumber daya di Kolokoa tersebut merupakan hasil dari konversi kegiatan eksplorasi yang dilakukan perusahaan.

"Estimasi sumber daya mineral perdana Kolokoa menunjukkan kapabilitas kami untuk mengonversi keberhasilan eksplorasi menjadi sumber daya mineral dalam waktu yang relatif cepat. Dalam waktu enam bulan, kami berhasil menetapkan sumber daya mineral perdana yang mengandung 445 ribu ons emas," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Senin (8/6/2026).

Berdasarkan estimasi per 1 Juni 2026, Prospek Kolokoa tercatat memiliki sumber daya mineral sebesar 42 juta ton bijih dengan kadar 0,33 gram per ton emas. Lokasi cadangan baru tersebut hanya berjarak sekitar 500 meter dari area utama Tambang Emas Pani, sehingga dinilai strategis untuk mengoptimalkan infrastruktur operasional yang sudah ada.

"Hasil ini mendukung strategi pertumbuhan produksi jangka panjang Perseroan, termasuk rencana peningkatan produksi puncak hingga 500 ribu ons per tahun," jelasnya.

Di samping itu, perusahaan telah menyelesaikan program pemboran di Kolokoa dalam periode enam bulan, terhitung sejak November 2025 hingga April 2026. Program tersebut mencakup penggalian 54 lubang bor intan sepanjang 11.701,6 meter untuk memastikan bentuk dan kontinuitas mineralisasi emas di wilayah tersebut.

Anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) itu juga telah melakukan pengujian metalurgi awal dengan hasil tingkat perolehan emas yang cukup tinggi. Untuk material oksida, tingkat perolehan tercatat mencapai 87% hingga 94%, sementara material transisi berada di kisaran 81% hingga 92%, yang mengonfirmasi kesesuaian cadangan Kolokoa dengan sistem pengolahan saat ini.

Nantinya, EMAS akan menggunakan model geologi dan sumber daya mineral Kolokoa untuk memandu pengeboran lanjutan, studi metalurgi, serta kajian perencanaan tambang di masa depan.

(wia) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Tambang di Gorontalo Ini Punya Potensi Emas 7 Juta Ons, Ini Pemiliknya


Most Popular
Features