MARKET DATA
Internasional

Trump Respons Serangan Iran ke Israel

sef,  CNBC Indonesia
08 June 2026 09:51
Trump Respons Serangan Iran ke Israel
Foto: Presiden AS Donald Trump (REUTERS/Evan Vucci)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan memberikan respons cepat ketika laporan Iran menyerang Israel terjadi. Trump disebut menelepon Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu untuk mendesaknya agar tidak membalas serangan rudal Iran terhadap Israel.

"Saya akan menelepon Bibi sekarang dan memberitahunya untuk tidak membalas," kata Trump seperti dikutip oleh jurnalis Axios, Barak Ravid dalam sebuah wawancara telepon, menggunakan nama panggilan pemimpin Israel tersebut, sebagaimana dilaporkan AFP, Senin (8/6/2026).

"Masing-masing dari mereka bersenang-senang. Israel melakukan serangannya dan Iran juga melakukan serangannya. Kita tidak memerlukan serangan yang lain," jelasnya diposting Ravid di X.

Serangan rudal pada hari Minggu adalah yang pertama yang dilakukan Iran terhadap Israel sejak gencatan senjata pada bulan April diberlakukan dalam perang Timur Tengah. Trump menyuarakan kekhawatiran bahwa hal itu dapat menghambat perundingan.

"Serangan Iran tidak melukai siapa pun. Mudah-mudahan Israel tidak akan membalas. Jika Bibi menyerang balik, maka hal ini akan terus terjadi seperti 47 tahun terakhir, atau 3.000 tahun terakhir," kata presiden AS.

"Kami sangat dekat dengan kesepakatan akhir dengan Iran. Ini akan menjadi kesepakatan yang bagus. Saya tidak ingin kesepakatan itu meledak karena apa yang terjadi saat ini," tambahnya.

Pengawal Revolusi Iran (IRGC) menyebut serangan hari Minggu itu sebagai "peringatan" setelah Israel menyerang pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada hari sebelumnya, dan mengancam akan melakukan serangan yang lebih luas jika terjadi agresi berulang.

Gencatan senjata pada tanggal 8 April telah menghentikan permusuhan besar antara Iran, Israel dan Amerika Serikat (AS). Namun upaya untuk mengubah gencatan senjata menjadi penyelesaian telah berulang kali terhenti, dan peluncuran pada hari Minggu dipastikan akan semakin mengurangi harapan perdamaian abadi ketika perang mencapai hari ke-100.

Dalam wawancara terpisah dengan Fox News, Trump mengatakan serangan Iran tidak akan membantu negosiasi, yang "sangat dekat" untuk mencapai kesepakatan. Dia mendesak Iran untuk "kembali ke meja perundingan dan membuat kesepakatan."

"Kami sudah sangat dekat. Menurut saya, perjanjian akan ditandatangani pada hari Senin, Selasa, atau Rabu minggu depan. Dan sekarang hal ini terjadi," ujarnya.

Trump juga mengkritik serangan Israel di Beirut pada hari Minggu, dengan mengatakan dia "tidak senang dengan hal itu". Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar AFP.

Israel Serang Iran

Sementara itu, dalam update terbaru, televisi pemerintah Iran melaporkan serangan yang terjadi di negeri itu. Dilaporkan bagaimana ledakan terjadi di tiga kota, Senin pagi.

"Beberapa ledakan terdengar di Teheran, Tabriz, dan Isfahan," tulis TV pemerintah di Telegram, dimuat juga oleh laman AFP.

(sef/sef) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Trump Konfirmasi "Jewer" Netanyahu, Sebut Gila & Tak Tahu Terima Kasih


Most Popular
Features