FOTO Internasional

Keji! Israel Tembak Bayi 7 Bulan di Dalam Mobil, Ngaku Salah Sasaran

Reuters, CNBC Indonesia
Senin, 08/06/2026 07:40 WIB

Menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa, lebih dari 1.000 warga Palestina telah tewas di Tepi Barat dan Yerusalem Timur sejak perang dimulai.

1/7 Ayah dan saudara laki-laki Sam Abu Haykal, seorang bayi Palestina berusia 7 bulan yang dibunuh oleh tentara Israel, membawa jenazahnya selama pemakamannya di Hebron di Tepi Barat yang diduduki Israel, 6 Juni 2026. REUTERS/Mussa Qawasma

Ayah dan saudara laki-laki Sam Abu Haykal, seorang bayi Palestina berusia 7 bulan yang dibunuh oleh tentara Israel, membawa jenazahnya selama pemakamannya di Hebron di Tepi Barat yang diduduki Israel, 6 Juni 2026. Sebuah insiden penembakan di wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel memicu kecaman internasional setelah seorang bayi Palestina berusia tujuh bulan tewas akibat tembakan tentara Israel saat berada di dalam mobil bersama keluarganya. Peristiwa itu terjadi meski keluarga tersebut disebut telah mematuhi perintah tentara untuk menghentikan kendaraan. REUTERS/Mussa Qawasma

2/7 Ayah dan saudara laki-laki Sam Abu Haykal, seorang bayi Palestina berusia 7 bulan yang dibunuh oleh tentara Israel, membawa jenazahnya selama pemakamannya di Hebron di Tepi Barat yang diduduki Israel, 6 Juni 2026. REUTERS/Mussa Qawasma

Bayi bernama Sam Fahd Abu Haikal itu mengalami luka kritis setelah tentara Israel melepaskan tembakan ke arah mobil yang ditumpanginya di kawasan Tel Rumeida, Hebron, pada Jumat (5/6/2026). (REUTERS/Mussa Qawasma)

3/7 Ayah dan saudara laki-laki Sam Abu Haykal, seorang bayi Palestina berusia 7 bulan yang dibunuh oleh tentara Israel, membawa jenazahnya selama pemakamannya di Hebron di Tepi Barat yang diduduki Israel, 6 Juni 2026. REUTERS/Mussa Qawasma

Sam kemudian dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis, namun nyawanya tidak tertolong. (REUTERS/Mussa Qawasma)

4/7 Ayah dan saudara laki-laki Sam Abu Haykal, seorang bayi Palestina berusia 7 bulan yang dibunuh oleh tentara Israel, membawa jenazahnya selama pemakamannya di Hebron di Tepi Barat yang diduduki Israel, 6 Juni 2026. REUTERS/Mussa Qawasma

Dalam wawancara dengan surat kabar Israel Haaretz, ayah korban, Fahd Abu Haikal, menceritakan detik-detik kejadian yang merenggut nyawa putranya. Ia mengatakan sebuah peluru menembus tangannya sebelum mengenai Sam yang saat itu berada dalam gendongan ibunya di kursi belakang. (REUTERS/Mussa Qawasma)

5/7 Ayah dan saudara laki-laki Sam Abu Haykal, seorang bayi Palestina berusia 7 bulan yang dibunuh oleh tentara Israel, membawa jenazahnya selama pemakamannya di Hebron di Tepi Barat yang diduduki Israel, 6 Juni 2026. REUTERS/Mussa Qawasma

Militer Israel atau Israel Defense Forces (IDF) menyampaikan versi berbeda mengenai insiden tersebut. Menurut pernyataan IDF, pasukan di lokasi "mengira sebuah kendaraan sedang melaju ke arah mereka" sehingga salah satu tentara melepaskan tembakan tunggal ke arah mobil tersebut. "Sebagai akibatnya, tiga warga Palestina terluka dan dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis," kata IDF, dilansir The Guardian. (REUTERS/Mussa Qawasma)

6/7 Ayah dan saudara laki-laki Sam Abu Haykal, seorang bayi Palestina berusia 7 bulan yang dibunuh oleh tentara Israel, membawa jenazahnya selama pemakamannya di Hebron di Tepi Barat yang diduduki Israel, 6 Juni 2026. REUTERS/Mussa Qawasma

Dalam unggahan di media sosial X, konsulat menyatakan pihaknya menyerukan adanya "Investigasi dan pertanggungjawaban yang segera dan transparan". Kasus kematian Sam mengingatkan pada insiden serupa yang terjadi pada 15 Maret di Tamoun, wilayah Lembah Yordan bagian utara. Saat itu tentara Israel menembaki sebuah kendaraan yang melintas di desa tersebut dan menewaskan satu keluarga Palestina. (REUTERS/Mussa Qawasma)

7/7 Ayah dan saudara laki-laki Sam Abu Haykal, seorang bayi Palestina berusia 7 bulan yang dibunuh oleh tentara Israel, membawa jenazahnya selama pemakamannya di Hebron di Tepi Barat yang diduduki Israel, 6 Juni 2026. REUTERS/Mussa Qawasma

Menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa, lebih dari 1.000 warga Palestina telah tewas di Tepi Barat dan Yerusalem Timur sejak perang dimulai. Dari jumlah tersebut, sedikitnya 240 orang merupakan anak-anak. PBB juga mencatat 49 orang telah terbunuh di wilayah tersebut sepanjang tahun ini. (REUTERS/Mussa Qawasma)

Add as a preferred
source on Google