Canggih! Purbaya Pasang Mesin Penghitung Rokok Otomatis Pekan Depan

Robertus Adrianto, CNBC Indonesia
Jumat, 05/06/2026 14:23 WIB
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pemaparan dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Februari 2026 di kantor pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pemerintah akan meletakan mesin canggih yang bisa menghitung jumlah produksi rokok di tiap perusahaan dan terhubung langsung ke Kantor Pusat Kementerian Keuangan.

"Sebentar Bea Cukai akan menjalankan mesin untuk mendeteksi penghitungan rokok secara otomatis yang di link ke pusat," kata Purbaya saat konferensi pers APBN di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Purbaya mengatakan, mesin ini akan diterapkan pada pekan depan. Targetnya seluruh mesin penghitung otomatis produksi rokok di tiap perusahaan Industri Hasil Tembakau (IHT) itu akan tuntas dalam enam bulan ke depan.


Menurutnya, dengan adanya mesin itu, nantinya tidak akan ada lagi kebocoran setoran cukai di sektor IHT.

"Nanti perhitungan rokok di pabrik akan otomatis langsung masuk ke sini, ke Bea Cukai, sehingga tidak ada kebocoran-kebocoran lagi, deteksinya cukup canggih," ucap Purbaya.

"Termasuk salah peruntukan, salah personifikasi, itu bisa terdeteksi langsung dengan sistem baru," tegasnya.

Melalui sistem ini, Purbaya meyakini setoran Kepabeanan dan Cukai akan mampu tumbuh cepat. Mengingat, hingga Mei 2026 baru sekitar Rp 123,8 triliun atau naik 0,7% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Nilai itu pun baru setara 36,8% dari target penerimaan kepabeanan dan cukai sepanjang tahun ini dalam APBN 2026 sebesar Rp 336 triliun.


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Industri Rokok 2026 Dihantam Tekanan Daya Beli & Rokok Ilegal