03:55
Video: Tarik Ulur Insentif EV 2026,Produsen Minta Kepastian Pemerintah
Jakarta, CNBC Indonesia- Kepastian pemberian insentif bagi kendaraan listrik di tahun 2026 disebut Chief Of Product Smoot Motor Indonesia & Swap Energi Indonesia, Kevin Phang sebagai hal yang penting bagi peningkatan penjualan motor dan mobil listrik menghadapi gejolak 2026.
Kevin Phang mengatakan pelaku usaha mengharapkan adanya kepastian mengenai insentif electrical vehicle (EV) terkait persyaratan teknis, jangka waktu hingga jumlah subsidi.
Di tengah ketidakpastian ini, produsen lebih focus untuk meningkatkan penjualan sektor ritel dengan memperluas distribusi sekaligus menyasar segmen B2B bagi para driver ojek online. Sehingga diharapkan adanya insentif kendaraan listrik bisa mendongkrak penjualan motor dan mobil listrik di tengah tekanan daya beli dan mencapai target penjualan motor listrik hingga 100.000 Unit
Seperti apa dampak Tarik ulur insentif kendaraan listrik? Bagaimana prospek dan tantangan bisnis motor listrik? Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Chief Of Product Smoot Motor Indonesia & Swap Energi Indonesia, Kevin Phang dalam Evening Up, CNBC Indonesia (Selasa, 02/06/2026)
Addsource on Google