Komisaris Pertamina Tinjau SPBU di Bali, Ada Apa?
Jakarta, CNBC Indonesia - Pertamina senantiasa memastikan layanan SPBU sesuai dengan standar yang baik. Hal ini dilakukan oleh Dewan Komisaris Pertamina saat melakukan kunjungan di SPBU COCO 51.801.30 Denpasar Timur, Kota Denpasar Bali pada Minggu, 31 Mei 2026 dan dilanjutkan dengan kunjungan ke SPBU 54.80.115 di Jalan Raya Puputan, Renon dan SPBU 54.801.06 di Jalan By Pass Ngurah Rai, Sanur pada Senin, 1 Juni 2026.
Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan mengatakan, Bali adalah etalase wisata dunia. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat dan memastikan sejauh mana kesediaan stok BBM, sarana, fasilitas serta kualitas layanan di SPBU di pusat Kota Denpasar.
Dirinya bilang, peninjauan tersebut dilakukan agar pengelola SPBU lebih peduli terhadap kebersihan dan lingkungan. Ia juga berpesan agar para operator dapat melayani masyarakat dengan baik, senyum dan sapaan ramah sehingga masyarakat merasa semakin nyaman.
Senada, Komisaris Independen Pertamina, Condro Kirono menyampaikan, bahwa kunjungannya ke SPBU bertujuan untuk melihat bagaimana pelayanan SPBU COCO di Denpasar. Berdasarkan pantauan langsung, ia melihat kesadaran masyarakat untuk menggunakan BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Pertamax turbo cukup tinggi.
"Saya melihat langsung tadi, berbagai jenis kendaraan, seperti sepeda motor, juga mengantri untuk mengisi Pertamax dan Pertamax Turbo. Saya merasa sosialisasi kepada masyarakat, komunitas otomotif ataupun dealer harus terus dilakukan, agar mereka semakin memahami produk BBM nonsubsidi Pertamina membuat kinerja mesin akan lebih bagus dan lebih efisien," ungkap Condro kala menyambangi SPBU COCO 51.801.30.
Selanjutnya, Condro berharap agar SPBU dapat kreatif dalam mengoptimalkan lingkungan SPBU. Terutama area SPBU agar bisa dioptimalkan, untuk kemudian digunakan oleh tenant yang bisa memberikan pendapatan tambahan.
"Mari lebih berinovasi lagi, kapitalisasi area-area yang masih memungkinkan, agar masyarakat berkunjung ke SPBU tidak saja untuk isi bahan bakar, tapi lebih banyak juga yang berbelanja, ngopi dan sebagainya," urai Condro.
Sementara itu, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa menjelaskan, mereka mendapat banyak masukan dari kunjungan Dewan Komisaris Pertamina. Adapun masukan yang diberikan mencakup soal standar layanan, standar keselamatan, service excellence (layanan prima), serta reliability atau keandalan layanan energi, agar bisa berjalan maksimal untuk masyarakat di Bali.
"Tentunya banyak masukan untuk kami, agar melakukan perbaikan terhadap layanan SPBU, khususnya yang dikunjungi. Hal ini menjadi cambuk bagi kami di Regional Jatimbalinus untuk bekerja lebih baik saat ini dan di masa mendatang, guna memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," tutupnya.
(bul/bul) Add
source on Google