MARKET DATA
Internasional

Survei Terbaru: Netanyahu Kena "Kartu Merah" Dunia, RI Ikut Andil

tfa,  CNBC Indonesia
05 June 2026 12:35
Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu chairs the weekly meeting at the prime minister's office in Jerusalem on April 2, 2023. (Photo by RONEN ZVULUN / POOL / AFP)
Foto: Benjamin Netanyahu. (AFP/RONEN ZVULUN)

Jakarta, CNBC Indonesia - Mayoritas masyarakat di 36 negara memiliki pandangan negatif terhadap Israel dan menunjukkan tingkat kepercayaan yang rendah terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Temuan tersebut terungkap dalam survei terbaru yang dirilis Pew Research Center pada Kamis (5/6/2026).

Dalam laporan tersebut, Pew Research Center menyebutkan bahwa rata-rata 67% responden dewasa di 36 negara memandang Israel secara negatif, sementara hanya 25% yang memiliki pandangan positif terhadap negara tersebut. Survei ini dilakukan pada periode 8 Februari hingga 13 Mei 2026.

"Mayoritas di sebagian besar negara yang disurvei mengatakan mereka memiliki sedikit atau tidak sama sekali kepercayaan pada Benjamin Netanyahu untuk melakukan hal yang benar terkait urusan dunia," tulis Pew Research Center dalam laporannya, seperti dikutip Middle East Monitor, Jumat (5/6/2026).

Sentimen negatif terhadap Israel tercatat sangat tinggi di sejumlah negara dengan mayoritas penduduk Muslim, termasuk Bangladesh, Indonesia, Malaysia, Pakistan, Turki, serta wilayah Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Survei tersebut juga menunjukkan bahwa Netanyahu menghadapi tingkat ketidakpercayaan yang luas di berbagai belahan dunia. Hanya di Kenya dan Filipina lebih dari separuh responden yang menyatakan memiliki kepercayaan terhadap pemimpin Israel tersebut dalam menangani isu-isu global.

Pew Research Center mencatat bahwa persepsi negatif terhadap Israel semakin menguat dibandingkan tahun lalu. Dari 24 negara yang memiliki data pembanding, sebanyak 13 negara mengalami peningkatan pandangan negatif terhadap Israel sejak 2025.

Hasil survei ini mencerminkan tantangan diplomatik yang masih dihadapi Israel di tengah sorotan internasional terhadap berbagai perkembangan geopolitik dan konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

(tfa/luc) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Gencatan Senjata Batal, Israel Menggila Serang Lebanon


Most Popular
Features