MARKET DATA
Internasional

Perang Iran Minggir, Trump Ancam Ledakkan Negara Baru di Arab

sef,  CNBC Indonesia
29 May 2026 09:40
Presiden AS, Donald Trump. (REUTERS/Nathan Howard)
Foto: REUTERS/Nathan Howard

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald mengancam akan menyerang sekutunya, Oman., negara di Timur Tengah. Hal ini dilakukan jika negara Arab itu tidak berupaya merebut kendali Selat Hormuz.


Selat Hormuz sendiri merupakan perairan sempit di antara Oman dan Iran, dan menjadi akses penting energi dunia, 25% perdagangan minyak laut global dan 20% pengiriman gas alam cair (LNG). Secara efektif laut itu telah ditutup sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada bulan Februari.

Menurut Reuters, Trump menyampaikan pernyataan tersebut setelah televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa mereka memperoleh draf perjanjian tidak resmi yang akan membuka kembali jalur air vital tersebut. Di mana Iran dan Oman bersama-sama mengelola lalu lintas maritim.

"Tidak, selat itu akan terbuka untuk semua orang," kata Trump kepada wartawan selama rapat kabinet pada hari Rabu, sebagaimana dimuat pula oleh RT, Jumat (29/5/2026).

"Kami akan mengawasinya, tetapi tidak ada yang akan mengendalikannya. Itu bagian dari negosiasi yang sedang kami lakukan," tambahnya.

"Ini perairan internasional. Dan Oman akan berperilaku seperti negara lain, atau kita harus meledakkan mereka. Mereka mengerti itu. Mereka akan baik-baik saja," kata Trump.

Oman sendiri telah menjadi mediator dalam pembicaraan tentang program nuklir Iran hingga dihentikan karena konflik tersebut. Saat ini mediator nego damai di ambil alih Pakistan.

Sebelumnya, Iran menutup jalur tersebut untuk kapal-kapal dari "negara-negara musuh" setelah serangan udara AS-Israel, sementara AS menyatakan blokade sendiri terhadap pelabuhan Iran pada bulan April. Teheran sejak itu bersikeras pada "hak kedaulatannya" untuk mengatur lalu lintas melalui selat tersebut dan memungut tol.

Syarat perdamaian Iran dilaporkan mencakup tuntutan ganti rugi, penarikan pasukan AS dari kawasan tersebut, dan penghentian perang Israel di Lebanon dan Gaza. AS telah menuntut agar Iran sepenuhnya membongkar program nuklirnya, yang oleh Teheran bersikeras sepenuhnya bersifat damai.

(sef/sef) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Trump Tiba-Tiba Ancam Serang Oman Bila 'Main Mata' dengan Iran


Most Popular
Features