MARKET DATA

Prabowo Siapkan Paket Stimulus Ekonomi, Ada Insentif Pajak-Vokasi

Firda Dwi Muliawati,  CNBC Indonesia
28 May 2026 12:30
Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Arahan Langsung Terkait Capaian Kinerja Investasi di Kawasan Ekonomi Khusus dan Penyusunan RAPBN 2026. (Dok Menko Perekonomian)
Foto: Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Arahan Langsung Terkait Capaian Kinerja Investasi di Kawasan Ekonomi Khusus dan Penyusunan RAPBN 2026. (Dok Menko Perekonomian)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah telah menyepakati pemberian Paket Stimulus Ekonomi Semester II-2026 (Q2/2026). Insentif tersebut bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui berbagai program bantuan dan kemudahan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa fokus utama paket tersebut adalah pemberian diskon tiket transportasi untuk masa libur Natal dan Tahun Baru 2026. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program magang nasional serta insentif pajak khusus bagi para penulis.

Untuk diskon tiket transportasi, pemerintah mengalokasikan Rp 190 miliar pada masa libur sekolah yang menyasar 3,07 juta orang. Sementara untuk periode Natal dan Tahun Baru, disiapkan dana sebesar Rp 161,4 miliar bagi sekitar 2,87 juta penerima manfaat.

"Diskon transportasi dan juga diskon untuk angkutan udara ini selama liburan sekolah nanti dan juga untuk Nataru," kata Airlangga di kantornya, Jakarta, dikutip Kamis (28/5/2026).

Selanjutnya, stimulus tambahan yang diberikan dalam bentuk pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) juga diberikan khusus untuk tiket pesawat dengan nilai Rp 472,7 miliar dan menargetkan 2,3 juta selama momen libur sekolah, sedangkan Nataru disiapkan senilai Rp 722 miliar dengan target 3,7 juta penumpang.

Selain stimulus untuk mobilitas masyarakat, insentif ekonomi selanjutnya dalam bentuk program magang nasional pada Juli 2026 untuk 150 ribu target peserta dengan anggaran Rp 4,14 triliun. Lalu, program vokasi nasional untuk 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu korban PHK dengan nilai anggaran Rp 2,12 triliun.

"Jadi itu yang tadi dibahas dan ini semuanya diharapkan bisa menjadi stimulus di kuartal ke-2," tegas Airlangga.

Terakhir adalah dalam bentuk insentif pajak untuk para penulis. Bentuk insentifnya ialah pajak penghasilan (PPh) final dengan tarif 1,5%. Khusus untuk insentif ini Airlangga belum mau mengungkapkan besaran anggaran yang disiapkan.

Dengan demikian, total Paket Stimulus Ekonomi Semester II-2026 ini akan menyerap anggaran pemerintah senilai Rp 7,8 triliun, belum memperhitungkan insentif PPh Final para Penulis.

(ras/haa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Gaji Karyawan Bebas Pajak Dilanjut 2026, Pagu Naik Hampir Rp500 M


Most Popular
Features