Tangki Kimia di Pabrik Kertas Meledak, 11 Orang Jadi Korban
Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah insiden industri besar terjadi di pabrik kertas milik Nippon Dynawave Packaging di Longview, negara bagian Washington, Amerika Serikat (AS), Selasa waktu setempat. Insiden terjadi saat pergantian shift pagi ketika tangki berkapasitas sekitar 900 ribu galon atau 3,4 juta liter berisi "white liquor" tiba-tiba pecah.
Akibatnya, 2 pekerja dilaporkan tewas, sementara 9 lainnya masih hilang dan diduga meninggal dunia setelah sebuah tangki kimia raksasa runtuh.
Scott Goldstein dari Cowlitz 2 Fire and Rescue mengatakan, otoritas setempat menyatakan operasi penyelamatan resmi dihentikan pada Rabu pagi dan kini beralih menjadi operasi pemulihan korban.
"Kami telah menyatakan insiden ini beralih dari tahap penyelamatan ke tahap pemulihan mulai pagi ini," ujarnya dalam konferensi pers mengutip AFP, Kamis (28/5/2026).
Sebagai informasi. White liquor mengandung sodium hydroxide dan sodium sulfide yang umum dipakai di industri pulp dan kertas untuk menghancurkan serpihan kayu sebelum diolah menjadi produk kertas. Zat tersebut merupakan cairan kimia bersifat sangat korosif yang digunakan dalam proses pengolahan kayu menjadi bubur kertas.
Ledakan dan keruntuhan tangki menyebabkan kerusakan besar pada kendaraan, bangunan, serta peralatan di area pabrik. Foto-foto dari lokasi menunjukkan struktur tangki raksasa dalam kondisi hancur dan miring.
Goldstein mengatakan diperkirakan masih ada sekitar 25.000 galon di dalam tangki, namun kondisinya stabil.
"Kami masih memiliki rencana darurat yang siap dijalankan dan sumber daya yang akan dikerahkan jika kami perlu beralih ke tahap menstabilkan dan memindahkan tangki," katanya.
Sementara Gubernur Washington Bob Ferguson mengatakan bahwa komunitas Longview, yang memiliki populasi sekitar 40.000 jiwa, terkena dampak yang parah. "Kami bersiap-siap menghadapi kemungkinan ini menjadi tragedi industri paling mematikan dalam sejarah modern negara bagian Washington," katanya.
"Ketika terjadi tragedi sebesar itu, dampaknya terhadap individu, keluarga, dan komunitas sangatlah mendalam," ungkapnya.
Nippon Dynawave Packaging sendiri merupakan anak usaha dari perusahaan Jepang Nippon Paper Group. Perusahaan tersebut memproduksi sekitar delapan miliar kemasan sekali pakai setiap tahun untuk pasar Amerika Utara, Asia, dan berbagai negara lainnya.
Insiden di Washington ini terjadi hanya beberapa hari setelah peristiwa darurat kimia lain di Orange County, California. Saat itu puluhan ribu warga sempat dievakuasi akibat tangki berisi methyl methacrylate mengalami kenaikan suhu dan terancam meledak.
Petugas pemadam kebakaran berhasil mendinginkan tangki berisi 7.000 galon bahan kimia tersebut sehingga ancaman ledakan dan paparan asap beracun akhirnya dapat diatasi. Semua perintah evakuasi dicabut pada hari Selasa setelah bahaya langsung dinyatakan telah berlalu.
(pgr/pgr) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]