FOTO Internasional

Penampakan Israel Gempur Apartemen Gaza, Empat Orang Tewas

Reuters, CNBC Indonesia
Kamis, 28/05/2026 09:00 WIB

Sebuah gedung apartemen menjadi sasaran serangan yang menurut militer Israel ditujukan untuk memburu dua militan Hamas di wilayah utara Jalur Gaza.

1/5 Smoke rises from a residential building following an Israeli strike, in Gaza City, May 27, 2026. REUTERS/Dawoud Abu Alkas

Militer Israel kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Gaza City pada Rabu (27/5/2026). Sebuah gedung apartemen menjadi sasaran serangan yang menurut militer Israel ditujukan untuk memburu dua militan Hamas di wilayah utara Jalur Gaza. (REUTERS/Dawoud Abu Alkas)

2/5 Smoke rises from a residential building following an Israeli strike, in Gaza City, May 27, 2026. REUTERS/Dawoud Abu Alkas

Dilansir Reuters, otoritas kesehatan Gaza melaporkan sedikitnya empat orang tewas akibat serangan tersebut. Namun hingga kini belum ada rincian lebih lanjut mengenai identitas para korban maupun kondisi korban luka lainnya. REUTERS/Dawoud Abu Alkas

3/5 Smoke rises from a residential building following an Israeli strike, in Gaza City, May 27, 2026. REUTERS/Dawoud Abu Alkas

Militer Israel menyebut operasi tersebut menargetkan anggota kelompok Hamas. Dalam pernyataannya, pihak militer belum memberikan informasi rinci terkait target operasi maupun hasil serangan. REUTERS/Dawoud Abu Alkas

4/5 Smoke rises from a residential building following an Israeli strike, in Gaza City, May 27, 2026. REUTERS/Dawoud Abu Alkas

Serangan terbaru ini menambah panjang daftar kekerasan yang terus berlangsung di Jalur Gaza meski sempat tercapai gencatan senjata pada Oktober tahun lalu. REUTERS/Dawoud Abu Alkas

5/5 Smoke rises from a residential building following an Israeli strike, in Gaza City, May 27, 2026. REUTERS/Dawoud Abu Alkas

Menurut pejabat kesehatan Gaza, sekitar 900 warga Palestina telah tewas sejak periode gencatan senjata tersebut berakhir. Data itu tidak membedakan antara korban warga sipil maupun kombatan. Situasi keamanan di Gaza hingga kini masih memanas dengan serangan dan operasi militer yang terus berlangsung di sejumlah wilayah. REUTERS/Dawoud Abu Alkas

Add as a preferred
source on Google